Pastikan anak belajar merangkak dan berjalan pada tempat yang aman misalnya laintai tidak licin, tidak meletakan bahan2 kimia berbahaya yang dapat dijangkau anak, tidak menaruh atau meletakan sumber panas yg dapat di jangkau oleh anak.
Usia balita 1-3 tahun.
Pada usia ini anak cenderung lebih suka bermain yang melibatakan otot bantu besar, seperti bersepedah bermain, memanjat. Edukasi terkait bimbingan antisipasi pada usia ini adalah mengajarkan orang tua untuk mengajari anaknya adab nyebrang jalan, bersepeda dengan hati-hati, tidak melukai teman sepermainan serta orang tua menyediakan alat-alat bermain yang tidak membahayakan.
“Contoh tidak membelikan petasan, kembang api dll. Orang tua juga perlu waspada jika saat anak bermain di kolam renang. ” tuturnya
Lebih lanjut Suci mengatakan edukasi bimbingan antispasi kepada orang tua yang optimal maka akan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orangtua terkait resiko-resiko cidera dan kecelakaan anak dalam proses tumbuh kembang.
Saat orang tua paham akan resiko-resiko tersebut maka orang tua mampu mencegah atau mengedalikan resiko tersebut terjadi pada anaknya sehingga anak mampu bermaian untuk mencapai tahapan tumbuh kembang yang optimal. (kurniawan)












