Cakrawala NewsCakrawala PolitikCakrawala SurabayaHeadline

Pelayanan Publik Surabaya Tetap Beroperasi Penuh Meski Ada Kebijakan WFH

×

Pelayanan Publik Surabaya Tetap Beroperasi Penuh Meski Ada Kebijakan WFH

Sebarkan artikel ini
Pelayanan publik
Pelayanan publik

SURABAYA, Cakrawalanews.co – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan jika penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) tidak mempengaruhi pelayanan publik yang ada di daerah itu pada hari Rabu, 26 Maret 2026.

“Meskipun terdapat kebijakan work from home (WFH) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang belum kembali ke kantor, standar pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun. Seluruh layanan untuk hari pertama masuk kantor ini sudah 100 persen. Pelayanan publik tidak boleh berhenti,” katanya di Surabaya.

Eri Cahyadi menjelaskan bahwa sistem kerja fleksibel sebenarnya bukan hal baru di lingkungan Pemkot Surabaya.

Menarik Dibaca:  Pemkab Jember Siapkan Skema WFH dan Belajar Daring Demi Efisiensi Energi

Menurut Eri Cahyadi, pengalaman menjalankan tugas dari Balai RW maupun secara dalam jaringan telah membentuk kesiapan mental dan infrastruktur yang kuat bagi para pegawai.

Oleh karena itu, instansi krusial seperti Puskesmas, Kantor Kelurahan, Kantor Kecamatan, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dipastikan tetap melayani warga secara langsung.

Selain pelayanan secara langsung, Eri Cahyadi juga menekankan bahwa seluruh kanal pelayanan digital telah beroperasi penuh untuk memudahkan warga mengurus keperluan secara mandiri.

“Pelayanan publik hari ini sudah operasional penuh, termasuk sistem dalam jaringan juga,” ujarnya.

Menarik Dibaca:  Tegaskan Kedisiplinan, Mensos Pecat ASN dan Tiga Pendamping PKH

Dengan dimulainya aktivitas perkantoran ini, Wali Kota Surabaya mengimbau kepada warga Kota Pahlawan untuk tidak ragu datang ke kantor-kantor layanan atau memanfaatkan aplikasi resmi Pemkot Surabaya jika memerlukan bantuan administratif maupun layanan kesehatan.

Sebelumnya, Eri Cahyadi juga telah menerapkan sistem piket perangkat daerah (PD) selama masa libur Hari Raya Idul Fitri berlangsung sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemkot Surabaya.

Eri Cahyadi menjelaskan, para kepala perangkat daerah (PD) akan mendapatkan giliran piket untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan keamanan kota terjaga.

Menarik Dibaca:  Kampung Pancasila Jadi Prioritas Pemkot Surabaya Pasca Lebaran

“Seperti biasa, di Pemkot Surabaya itu ada giliran piket sebelum dan setelah lebaran. Ini kita jalankan agar pemerintahan tetap berjalan baik dan keamanan terjaga. Semua kepala PD akan terlibat dalam jadwal ini,” tuturnya.(wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *