Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Kasus DBD di Sidoarjo Menurun Drastis pada Awal 2026

×

Kasus DBD di Sidoarjo Menurun Drastis pada Awal 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuanita
Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuanita

Cakrawalanews.co-Pemerintah   Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo melaporkan adanya penurunan signifikan pada temuan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jawa Timur tersebut selama musim hujan tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuanita, menjelaskan dalam keterangannya di Sidoarjo pada Senin, 9 Maret 2026, bahwa sepanjang periode Januari hingga Februari 2026 tercatat sebanyak 20 kasus DBD dengan satu korban meninggal dunia. “Pada musim hujan kali ini atau selama periode Januari hingga Februari 2026 terdapat 20 kasus DBD dengan korban satu orang meninggal dunia,” kata Lakhsmie.

Konten Sponsor

Angka temuan tersebut berada jauh di bawah statistik tahun 2025 yang mencapai total 85 kasus, di mana terdapat 20 kasus pada Januari 2025 dan melonjak hingga 65 kasus pada Februari 2025. Meskipun tren menunjukkan penurunan, Lakhsmie menegaskan agar masyarakat Kabupaten Sidoarjo tidak lengah dan tetap waspada terhadap ancaman penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Menarik Dibaca:  Perumda Air Minum Surya Sembada Jamin Pelayanan Selama Libur Lebaran Tetap Optimal

Guna menjaga tren positif ini, ia meminta masyarakat untuk memperkuat langkah pencegahan, terutama dengan konsisten menjalankan pola hidup sehat 3M Plus. Langkah tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas, serta tindakan tambahan seperti menggunakan losion anti nyamuk, memasang kawat kasa atau kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, hingga menghindari kebiasaan menggantung pakaian.

“Kami imbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya dengan menjalankan 3M Plus,” ujar Lakhsmie. Dengan adanya penurunan kasus ini, ia berharap persebaran DBD di masa depan akan semakin terkendali seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.( wa/at)

Menarik Dibaca:  HUT ke-539 Kabupaten Gresik: Pemkab Gulirkan Pemutihan Denda dan Diskon Pajak Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600