Cakrawalanews.co- Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial secara langsung dengan mendatangi rumah masing-masing penerima manfaat. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa total bantuan yang dikucurkan oleh Kemensos untuk warga Kota Kediri mencapai Rp516 juta yang diperuntukkan bagi sekitar 215 orang penerima manfaat. Pada hari Senin, Wali Kota menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada tiga warga, yaitu Beta Wahyu dari Kelurahan Ngadirejo dan Kimberly dari Kelurahan Setonopande yang mewakili klaster disabilitas, serta Sukina dari Kelurahan Pakunden yang mewakili klaster lansia.
Dalam penyerahan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini mengungkapkan bahwa bantuan Atensi mencakup beberapa kategori, mulai dari disabilitas, lansia, kelompok rentan, anak-anak, hingga orang dengan HIV (OD HIV). “Hari ini kami menyalurkan bantuan Atensi dari Kemensos. Jadi Kemensos memberikan bantuan sejumlah Rp516 juta untuk warga Kota Kediri dengan penerima manfaatnya kurang lebih ada 215 orang. Beberapa sudah disalurkan dan hari ini kami antarkan untuk tiga orang,” ujar Vinanda di Kediri pada Senin tersebut. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang masuk dalam desil 1-5.
Bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai macam kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, seperti kasur, bantal, guling, peralatan mandi, beras, hingga minyak goreng. Vinanda mencatat bahwa bantuan ini sangat tepat sasaran karena kondisi perlengkapan tidur beberapa penerima sudah tidak layak pakai. “Saya lihat memang tadi beberapa kasur penerima ini sudah lapuk. Alhamdulillah dapat bantuan kasur ini bisa meningkatkan kenyamanan masyarakat. Pasti ini bermanfaat dan membantu,” tambahnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, menambahkan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses seleksi ketat oleh Kemensos berdasarkan usulan data dari pemerintah daerah. Dari sekitar 1.000 nama yang diusulkan Pemerintah Kota Kediri, terpilih 215 orang yang dinilai paling memenuhi kriteria, yakni masuk dalam desil 1-5 serta masuk dalam kategori sosial yang telah ditentukan. Ia memaparkan bahwa paket bantuan yang diberikan relatif seragam untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Bantuan yang diberikan ini hampir sama. Ada kasur, peralatan mandi, ada mukena atau sarung, dan lainnya. Jadi banyak intervensi baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun daerah untuk intervensi kebutuhan dasar dari masyarakat kurang mampu,” jelas Imam. Kegiatan penyaluran bantuan ini juga turut didampingi oleh Camat Kota, Camat Pesantren, Lurah Ngadirejo, Lurah Pakunden, tim TRC, serta jajaran terkait lainnya guna memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.( wa/yt)












