Cakrawalanews.co-Pemerintah Kota Madiun secara resmi mengintegrasikan bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto ke dalam ekosistem pariwisata daerah.
Penyaluran yang dilakukan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ini ditujukan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata religi yang kini tengah gencar dibangun oleh pemkot. Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Yayasan GSN akan mentransformasi alat transportasi ini menjadi becak wisata guna mendongkrak perekonomian lokal, baik bagi pengelola destinasi maupun para penarik becak itu sendiri.
Sebagai langkah awal, Pemkot Madiun menjadwalkan uji coba operasional becak listrik ini pada tujuh hari menjelang bulan puasa dengan fokus area di Masjid Kuno Taman dan Masjid Kuno Kuncen.
Untuk memaksimalkan pelayanan bagi wisatawan, pemerintah daerah segera membangun berbagai fasilitas pendukung serta titik pangkalan khusus di lokasi strategis. Langkah ini diambil agar wisatawan memiliki akses yang lebih mudah saat ingin berkeliling menikmati keindahan Kota Madiun menggunakan transportasi ramah lingkungan tersebut.
Inisiatif ini juga mengemban misi kemanusiaan karena sasaran utama penerima bantuan adalah para tukang becak lanjut usia yang selama ini kesulitan bersaing dengan transportasi daring. Presiden Becak Listrik Indonesia, Naniek S. Deyang, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi Presiden terhadap kerja keras para lansia.
Dalam pengembangannya, proyek ini melibatkan PT Pindad untuk proses produksi dan PT Viar untuk penyediaan layanan perawatan armada, dengan target distribusi nasional mencapai 80 ribu unit pada tahun 2027 demi mengentaskan kemiskinan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.( wa/ar)












