Cakrawalanews.co-Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menggodok Keputusan Gubernur (Kepgub) baru untuk memperkuat tata kelola sampah di berbagai wilayah.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait isu sampah di Banyuwangi yang sempat dikabarkan mencemari pesisir pantai di Bali.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa regulasi ini sedang dalam tahap pembahasan intensif antara Biro Hukum dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya difokuskan pada satu titik seperti Banyuwangi, melainkan mencakup seluruh kawasan yang menjadi pusat keramaian wisatawan di Jawa Timur.
Hal ini dilakukan demi memastikan kenyamanan pengunjung, mengingat kebersihan lingkungan merupakan faktor kunci dalam daya tarik destinasi wisata.
Menanggapi tudingan mengenai tumpukan sampah di Banyuwangi, Gubernur Khofifah telah melakukan klarifikasi langsung kepada Bupati setempat.
Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa area yang sempat terekam kamera mengandung sampah tersebut berada di luar wilayah kewenangan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Gubernur menegaskan bahwa komitmen Kabupaten Banyuwangi terhadap kebersihan sudah terbangun sangat kuat sejak kepemimpinan sebelumnya, yang dibuktikan dengan adanya berbagai apresiasi bagi kampung bersih serta kehadiran sekolah-sekolah pengelolaan sampah yang masih aktif hingga kini.
Melalui Kepgub yang tengah disiapkan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap sinergi antarwilayah dalam menangani sampah dapat berjalan lebih efektif.
Gubernur Khofifah terus mengingatkan seluruh jajarannya bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar tugas rutin, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan sektor pariwisata di Jawa Timur.( wa/ar)














