Scrol ke Bawah
Example 120x600
Example 120x600
Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala Wisata

Perayaan Hari Jadi ke-281 Pacitan Padukan Tradisi Budaya dan Religi

×

Perayaan Hari Jadi ke-281 Pacitan Padukan Tradisi Budaya dan Religi

Sebarkan artikel ini
Hari Jadi Pacitan ke-281
Hari Jadi Pacitan ke-281

Cakrawalanews.co- Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, secara resmi menyiapkan rangkaian perayaan hari jadi ke-281 yang mengusung perpaduan harmonis antara kegiatan budaya dan keagamaan.

Rangkaian acara yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Februari hingga Maret 2026 ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kebersamaan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

Konten Sponsor

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan, Dodik Soemarsono, menjelaskan bahwa terdapat enam agenda utama yang menjadi tulang punggung peringatan tahun ini.

Prosesi dimulai pada Kamis (12/2) pagi dengan kegiatan Tahtimul Quran di Ruang Jogokaryan, yang kemudian dilanjutkan pada malam harinya dengan pelaksanaan Shalat Isya, Shalat Hajat, dan sujud syukur secara serentak di seluruh masjid dan mushalla se-Kabupaten Pacitan.

Menarik Dibaca:  OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Lewat Teknologi dan Kolaborasi Global

Memasuki hari kedua pada Jumat (13/2), agenda beralih pada penghormatan sejarah melalui ziarah ke makam para tokoh cikal bakal Bupati Pacitan, mulai dari Ki Ageng Petung hingga Kanjeng Jimat.

Di saat yang bersamaan, semangat patriotisme ditumbuhkan melalui instruksi upacara bendera serentak yang melibatkan seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-281 Pacitan akan dipusatkan di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo pada Kamis (19/2) melalui prosesi resmi kenegaraan.

Menarik Dibaca:  KPK Tangkap Pejabat Bea Cukai Terkait Kasus Impor Barang

Mengingat momentum ini berdekatan dengan awal bulan suci, rangkaian acara akan ditutup pada malam harinya dengan pengajian akbar yang dirangkai dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Selain prosesi inti, kemeriahan juga didukung oleh berbagai kegiatan penunjang yang telah dimulai sejak akhir Januari. Masyarakat dapat menikmati beragam hiburan dan layanan publik, mulai dari fun run, pergelaran wayang suluh, kontes bonsai, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Salah satu daya tarik utama lainnya adalah pertunjukan tari Kethek Ogleng kolosal yang menjadi identitas seni budaya khas Pacitan.( wa/ar)

Menarik Dibaca:  Banyuwangi Jadi Role Model Digitalisasi Bansos Nasional di Kemendagri

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600