Cakrawalanews.co, ‘Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan tata kelola royalti yang lebih transparan, adil, dan berpihak kepada para musisi serta kreator Indonesia.
Dalam audiensi bersama perwakilan YouTube di Jakarta, Menkum menggarisbawahi bahwa kendala utama saat ini bukan terletak pada platform digital, melainkan pada sistem distribusi oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah tengah memperkuat fungsi LMKN dan membangun basis data lagu nasional agar pembagian hak ekonomi para seniman menjadi lebih akurat dan akuntabel.
Selain masalah royalti konvensional, pertemuan tersebut juga menyoroti tantangan besar di era kecerdasan buatan (AI) seperti penggandaan suara (voice cloning) dan perlindungan kemiripan identitas.
Pemerintah Indonesia berencana memperkuat regulasi melalui pembahasan RUU Hak Cipta guna memastikan inovasi teknologi tidak merugikan hak ekonomi kreator. Langkah ini mencakup dorongan agar pemungutan hak mekanikal digital dilakukan melalui satu pintu demi pengawasan yang lebih ketat.
Pihak YouTube menyambut positif langkah pemerintah Indonesia dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Sebagai salah satu pasar yang dinamis, YouTube berkomitmen mendukung sistem remunerasi yang adil serta pengelolaan hak cipta yang seimbang.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada isu royalti, tetapi juga meluas ke sektor edukasi hak cipta, keamanan digital, hingga perlindungan anak di ruang siber.( wa/ar)














