Cakrawalanews.co- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai pergantian jajaran direksi pada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa selaku pemegang saham di seluruh Bank Himbara, pihaknya belum membicarakan langkah tersebut. Meski demikian, Rosan menekankan bahwa Danantara tetap terbuka untuk melakukan konsultasi serta evaluasi jika memang diperlukan adanya perbaikan dalam struktur manajemen demi kepentingan organisasi.
Pernyataan ini muncul di tengah wacana yang berkembang terkait langkah pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sempat menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kemungkinan penggantian jajaran direksi BUMN, termasuk bank negara, yang dinilai kurang memberikan keuntungan bagi negara. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan perusahaan pelat merah dikelola secara efektif oleh individu yang memiliki integritas tinggi serta lolos seleksi ketat berdasarkan kemampuan intelektual dan pengalaman profesional.
Sebagai informasi, Himbara merupakan sinergi perbankan milik negara yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN). Jaringan ini memegang peranan vital dalam menggerakkan roda perekonomian nasional serta menjadi garda terdepan dalam penyaluran berbagai bantuan sosial pemerintah dan program kredit rakyat. Oleh karena itu, stabilitas manajemen di tubuh Himbara menjadi perhatian utama guna memastikan program-program strategis seperti bantuan subsidi dan penyaluran kredit UMKM tetap berjalan optimal.( wa/ar)













