Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini tengah fokus penuh dalam menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji yang berorientasi pada pelayanan total bagi seluruh jemaah asal Indonesia.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI), Hariqo Wibawa Satria, menjelaskan bahwa komitmen ini tercermin jelas dalam pelaksanaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Dalam pengamatannya langsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Hariqo melihat upaya serius Kemenhaj dalam menjaring personel yang memiliki ketahanan fisik tinggi serta integritas antikorupsi yang kuat.
Diklat tahun ini mencatatkan sejarah sebagai pelatihan perdana di bawah naungan Kemenhaj setelah sebelumnya dikelola oleh Kementerian Agama. Pelatihan dijalankan dengan metode semimiliter yang sangat intensif, di mana para peserta digembleng selama 17 jam setiap hari, dimulai dari pukul 07.00 hingga 22.30 WIB. Menurut Hariqo, durasi dan ketegasan latihan ini diperlukan karena membentuk mental melayani dengan sepenuh hati bukanlah perkara mudah, mengingat para petugas akan bekerja selama 70 hari di lapangan dengan beban fisik dan mental yang maksimal.
Hariqo mengibaratkan persiapan ini seperti para atlet elite dunia seperti Khabib Nurmagomedov atau Mohamed Salah yang harus berlatih keras berbulan-bulan demi pertandingan yang hanya berlangsung singkat. Meski petugas haji tidak berlaga di arena olahraga, dedikasi yang mereka berikan harus setara karena menyangkut kenyamanan tamu Allah.
Penggemblengan ketat ini menjadi fondasi utama agar para petugas siap menghadapi dinamika di Arab Saudi dengan kondisi fisik yang tetap prima.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji adalah amanah besar yang mempertaruhkan kehormatan bangsa serta kepercayaan umat.
Mengingat jumlah jemaah Indonesia merupakan yang terbesar di dunia, Gus Irfan menekankan bahwa diperlukan tata kelola yang tertib dan petugas yang sigap. Ia menuntut para petugas PPIH untuk selalu disiplin dan bertanggung jawab agar seluruh rangkaian ibadah berjalan penuh integritas tanpa mengesampingkan nilai-nilai pengabdian yang luhur.( wa/al)














