Cakrawalanews.co-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan langkah tegas dalam penguatan struktur organisasi dengan memutasi 85 perwira tinggi dan perwira menengah pada Januari 2026.
Rotasi besar-besaran ini menyasar sejumlah posisi vital di tingkat Mabes Polri hingga kepemimpinan kewilayahan.
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu AndikoOops, something went wrong., menegaskan bahwa mutasi ini disahkan melalui dua Surat Telegram resmi, yakni ST/99/I/KEP./2026 dan ST/143/I/KEP./2026..
Penataan personel ini merupakan komitmen Polri untuk memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan yang kompeten.
Perubahan paling signifikan terjadi pada jabatan pejabat utama Mabes Polri. Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir resmi ditunjuk sebagai Kadiv Humas Polri, mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Selain itu, Irjen Pol. Achmad Kartiko naik menjadi Kalemdiklat Polri didampingi Irjen Pol. Andi R. Djajadi sebagai Wakalemdiklat. Di sisi manajerial, Kombes Pol. Abas Basuni dipercaya sebagai Kapusjarah Polri dan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera menjabat sebagai Kayanma Polri.
Pada level kewilayahan, tiga Kapolda baru resmi ditetapkan untuk memimpin daerah strategis. Irjen Pol. Sandi Nugroho kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Alfred Papare menjadi Kapolda Papua Barat, dan Kombes Pol. Jermias Rontini dipromosikan sebagai Kapolda Papua Tengah.
Secara teknis, mutasi ini melibatkan delapan personel pangkat bintang dua (Irjen Pol), 15 personel bintang satu (Brigjen Pol), serta 29 personel berpangkat Kombes Pol. Brigjen Pol. Trunoyudo menyatakan bahwa perombakan ini adalah hal wajar dalam pembinaan karier guna mengoptimalkan kinerja Polri di lapangan.
Dengan formasi baru ini, Polri menuntut para perwira untuk segera memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.( wa/ar)














