cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Populasi Toman Sebagai Ikan Predator Kian Memprihatinkan


Tegal, Cakrawalanews.co – Pembina Perkumpulan Pemaser Ikan Indonesia (PPII), Agus Budi Hartono, menilai Waduk Cacaban layak menjadi tempat pelaksanaan event nasional. Selain fasilitas yang memadai, populasi ikan toman sebagai ikan predator kian memprihatinkan dan harus dikurangi untuk menjaga populasi ikan tangkap. Sehingga pendapatan nelayan Waduk Cacaban tidak terus menurun.

Hal tersebut dikatakan Agus usai evaluasi pelaksanaan Eksplorasi Waduk Cacaban yang dilaksanakan oleh sekitar 40-an anggota Paser Mania Tegal (PMT) pada Sabtu (01/08/2020). Eksplorasi yang pertama dilakukan oleh PMT, organisasi yang menginduk PPII itu, untuk membuktikan keberadaan ikan toman di waduk yang berada di Kabupaten Tegal Jawa Tengah.

“Itukan ikan predator, yang memang harus kita ambil. Itu bukan ikan Tegal, bukan ikan lokal, itu ikan lain yang datang kesini cuma ngabisin ikan kita,” kata Agus yang mengaku baru pertama kali datang ke Waduk Cacaban dan mendengar jika Waduk Cacaban sudah banyak ikan tomannya.

“Ternyata bagus sekali tempatnya. Kita memang lagi cari tempat untuk mengumpulin pemaser ini se-Indonesia. Minimal se-Jawa dululah. Nah ini sudah hampir sempurna buat kita,” ungkap Agus saat sesi evaluasi setelah dilaksanakan eksplorasi oleh anggota PMT di beberapa titik spot di Waduk Cacaban.

Seperti di Curug Lingga, Winong, Blabad, Kemplung, Balong dan Watu Kumpul. Selain itu fasilitas pendukung lainnya sudah tersedia seperti parkir yang luas, spot yang potensial, tersedianya perahu menuju spot dan warung-warung penjual konsumsi bagi peserta.

Meski demikian, Agus menyebut kendala penginapan di sekitar Waduk Cacaban dirasa masih kurang jika event nasional dengan mendatangkan sekitar banyak pemaser.

“Namun cuma disini ada yang kurang terkait masalah penginapan. Kalau sekitar 1.000 orang yang hadir, mungkin alternatif dipasang tenda disini. Dengan adanya kita banyak disini, akhirnya kita memancing orang luar untuk datang. Ya mudah-mudahan ini bisa melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Agus yang meminta seluruh anggota PMT untuk membantu dan bahu membahu agar kegiatan tersebut terlaksana.

Jika ada event nasional di Waduk Cacaban, selain membantu nelayan pencari ikan konsumsi, Agus mengharapkan akan membantu para pedagang. Pasalnya, selama Pandemi Covid-19 perekonomian para pedagang di sekitar Waduk Cacaban menurun.

“Warung ini ga laku, coba kalau kita tidak ada. Sekarang week end saja, pas hari libur lebaran, yang biasanya ramai ternyata ini sepi. Sedih juga kita lihatnya seperti ini. Jadi kita sedikit banyak membantu pariwisata lokal kita disini. Apalagi kegiatan ini sudah didukung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan beliau sudah tahu kegiatan kita disini. Makanya ini perlu kita sempurnakan dan kembangkan lagi dan didukung untuk pengembangannya,” ajak Agus yang juga menyebut dengan adanya event nasional tentu akan menguntungan bagi PPII dan Pemerintah Kabupaten Tegal.

“Saya berharap kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tegal untuk melaksanakan kegiatan yang kita rencanakan. Dan kita menyalurkan hobinya juga secara positif,” tuturnya optimis.

Agus juga menghimbau untuk para pemaser mania dalam melaksanakan setiap kegiatan, untuk selalu menjaga protokol kesehatan mulai dari memakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan jaga jarak. Selain itu, terpenting untuk menjaga kekompakkan dan jaga safety. “Terpenting kita jaga hobi yang bisa menyenangkan kita dan membantu masyarakat kita,” pungkas Agus.

Ketua Umum PPII, Muslikhun, mengatakan PPII Pusat selalu mendukung event nasional dilaksanakan di Waduk Cacaban dan dipercayakan kepada PMT sebagai tuan rumah. “Insya Allah PPII Pusat akan selalu mendukung apa yang menjadi kegiatan PMT untuk selalu positif. Rencana untuk acara nasional PPII di Waduk Cacaban mudah-mudahan terlaksana di Tegal, Jawa Tengah. PMT dan Pengurus PPII Pusat serta wilayah Jawa Tengah menyatu dan bekerja sama menjadi penyelenggara. Kita percayakan sepenuhnya untuk menjadi tuan rumah acara nasional pemaser. Jangan lupa untuk selalu safety, safety dan safety,” tutur Muslikhun.

Ketua PMT Muhamad Arif, mengatakan dari evaluasi pelaksanaan eksplorasi di Waduk Cacaban oleh para anggota PMT, meyakini keberadaan ikan toman di perairan Waduk Cacaban. Sebab , ada peserta eksplorasi yang telah menembak ikan toman. Namun sayangnya benang PE yang digunakan untuk menembak ikan toman kira-kira seberat 5 kg putus tergesek tanaman liar saat ikan melakukan perlawanan. Selain itu, ada peserta yang melihat anakan ikan toman dalam jumlah banyak di perairan Waduk Cacaban.

“Jadi kami meyakini bahwa di dalam perairan Waduk Cacaban ada toman. Kita evaluasi memang ada ikan toman dan kedepan kita explore lagi dalam bentuk yang lebih besar,” ungkap pria yang akrab disapa Bang Ayiep itu.

Dari hasil evaluasi juga disarankan untuk waktu pelaksanaan event seyogyanya lebih awal lagi yakni saat matahari terbit peserta sudah berada di spot. “Pastinya ikan toman ada di Waduk Cacaban. Tapi rentang perburuan ikan ini harus lebih pagi lagi dan ditempatkan pada spot yang potensial dan dibuat beberapa “sanggongan”,” tutur Bang

Ayiep. Selain itu, Bang Ayiep meminta dalam event berskala nasional protokol kesehatan harus tetap dipatuhi.
Disebutkan Bang Ayiep, untuk melaksanakan event di Waduk Cacaban, selain bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal, PMT yang menginduk PPII sebagai organisasi yang sudah berbadan hukum sesuai Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0002838.AH.01.07.Tahun 2020 juga sudah “sowan” beberapa waktu lalu ke Wakil Bupati Tegal, H. Sabilillah Ardie, B.Sc., dan mensosialisasikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan PMT.

Kepala UPTD Pengelolaan Wisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal Ahmad Abdul Khasib menyatakan welcome terhadap kegiatan PMT dan PPII di Waduk Cacaban. Ia juga memberi apresiasi PMT sebagai salah satu kelompok masyarakat yang mendukung program pemerintah. Karena selain menolong nelayan ikan agar hasil tangkapan tetap melimpah dengan mengurangi populasi ikan toman sebagai ikan predator di Waduk Cacaban, juga menggeliatkan potensi pariwisata di Waduk tersebut.

“Saya memberi apresiasi dan terima kasih kepada PMT yang hari ini eksplorasi Waduk Cacaban dengan niat untuk membantu masyarakat,” katanya saat melepas sebanyak 40-an anggota PMT peserta Eksplorasi di Waduk Cacaban, Sabtu (01/08/2020). (Rosikin)