cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim Headline

Idul Adha, Kebutuhan Hewan Kurban di Madiun Diprediksi 20 Ribu Ekor

Ilustrasi

Madiun, cakrawalanya.com – Jumlah kebutuhan hewan kurban di wilayah Kabupaten Madiun saat momentum hari raya Idul Adha tahun 2018 diperkirakan mencapai 20.000 ekor.

“Untuk kebutuhan idul adha, biasanya sekitar 20.000 ekor setiap tahunnya,” ujar Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Estu Dwi Waluyani, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (4/8/2018).

Menurutnya, jumlah hewan kurban yang mencapai 20.000 ekor tersebut sudah total untuk ternak kambing, domba, maupun sapi. Adapun, jumlah tersebut adalah perkiraan maksimal.

“Semua kebutuhan hewan kurban dipenuhi oleh peternak asal Kabupaten Madiun sendiri. Kita tidak pernah mendatangkan hewan kurban dari luar daerah. Justru, Kabupaten Madiun sering memasok kebutuhan hewan kurban daerah lain, seperti Kota Madiun dan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan hewan kurban yang mencapai 20.000 ekor tersebut naik signifkan dari hari biasa. Sesuai data, ternak sapi potong yang diperlukan untuk momentum kurban sekitar 2.000 ekor. Keperluan tersebut naik dari konsumsi pada hari biasa yang berkisar antara 500 hingga 900 ekor sapi dalam sebulan.

Hal yang sama untuk ternak kambing. Dimana untuk momentum kurban diperlukan sekitar 10.000 hingga 11.000 ekor kambing. Jumlah tersebut naik signifikan dari hari biasa yang mencapai 1.000 ekor kambing dalam sebulan.

Meski kebutuhan meningkat, Estu menjamin populasi hewan kurban di Kabupaten Madiun sangat aman. Data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi potong saat ini mencapai 60.881 ekor, kambing 76.445 ekor, domba 22.667 ekor, dan unggas 3.247.555 ekor.

Menghadapi momentum idul adha, pihaknya telah menyiapkan tim untuk memantau kesehatan hewan kurban. Tim tersebut dalam waktu dekat ini akan berkeliling ke pos-pos peternakan yang menyiapkan hewan kurban.

“Ini nanti jelang idul adha akan dicek seperti tahun sebelumnya. Ada kegiatan rutin untuk memantau persiapan dan kesehatan kambing dan sapi kurban,” kata dia.

Selain memantau kesehatan hewan, timnya juga memantau harga hewan kurban baik sapi maupun kambing. Berdasarkan pantauan, harga kambing dan sapi belum ada kenaikan signifikan.

“Kalaupun ada kenaikan, harganya masih normal. Biasanya harga naik signifikan saat sepekan menjelang hari raya kurban,” katanya. (rur)