Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Cuaca Ekstrem Mengintai, TNBTS Tutup Kunjungan Wisata ke Ranu Regulo

×

Cuaca Ekstrem Mengintai, TNBTS Tutup Kunjungan Wisata ke Ranu Regulo

Sebarkan artikel ini
Ranu Regulo
Ranu Regulo

Cakrawalanews.co – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi memberlakukan penutupan kawasan Ranu Regulo dari seluruh aktivitas wisata terhitung sejak Minggu, 8 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Jawa Timur selama bulan Maret 2026. Penutupan ini bersifat sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan demi menjamin keselamatan para pengunjung.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan di Kota Malang pada Senin, 9 Maret 2026, bahwa kebijakan ini merupakan langkah preventif untuk menghindari risiko kecelakaan di area wisata. “Keputusan penutupan Ranu Regulo ini sebagai bentuk mengantisipasi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian, memastikan keselamatan serta kenyamanan para pengunjung di sana,” kata Rudi. Ketentuan ini juga telah dituangkan secara resmi dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.1/T.8/TU/KSA.02.01/B/03/2026.

Keputusan penutupan ini mempertimbangkan peringatan dini dari BMKG mengenai aktifnya angin Monsun Asia serta gangguan atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby yang melintasi Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut yang menghangat di Selat Madura turut menciptakan kondisi atmosfer lokal yang labil. Fenomena tersebut memicu hujan intensitas tinggi yang rawan menyebabkan bencana alam seperti tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin kencang yang dapat membahayakan nyawa wisatawan.

Tercatat sebanyak 156 wisatawan domestik telah melakukan pemesanan tiket melalui laman resmi untuk periode kunjungan 8 hingga 31 Maret 2026.

Menanggapi hal tersebut, Rudi menyatakan bahwa pihak pengelola akan menyediakan opsi penjadwalan ulang bagi para calon pengunjung. “Adapun mekanisme reschedule akan disampaikan menjelang kepastian objek wisata dibuka kembali,” ujarnya. ( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *