Cakrawalanews.co-Kabupaten Banyuwangi resmi menerima penyaluran 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang diperuntukkan bagi para pengemudi becak lanjut usia.
Seluruh unit bantuan tersebut telah tiba di Banyuwangi pada Senin, 12 Januari 2026, setelah dikirimkan dalam dua tahap sejak awal Januari lalu.
Program elektrifikasi angkutan roda tiga ini diharapkan mampu meringankan beban fisik para pengemudi becak yang sudah berusia senja agar tidak perlu lagi mengayuh secara manual.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden atas bantuan yang menyasar langsung kesejahteraan warga tersebut.
Beliau menegaskan bahwa prioritas utama penerima bantuan ini adalah pengemudi becak yang telah berusia di atas 55 tahun.
Dengan adanya teknologi motor penggerak ini, para pengemudi yang sudah sepuh dapat tetap bekerja mencari nafkah dengan lebih mudah dan efisien tanpa menguras tenaga yang besar.
Penyaluran moda transportasi ramah lingkungan ini dikelola oleh Gerakan Sosial Nasional (GSN). Perwakilan GSN, Candra Mahardika, menjelaskan bahwa kuota bantuan diberikan dengan rincian 20 unit untuk usia 55 hingga 60 tahun, sementara mayoritas sisanya dialokasikan bagi pengemudi berusia di atas 60 tahun.
Hingga saat ini, GSN telah memverifikasi 100 calon penerima dan sedang merampungkan pendataan 100 penerima sisanya dengan kriteria ketat, yakni wajib sebagai tukang becak aktif tanpa batasan asal kecamatan.
Becak listrik buatan PT Pindad ini dirancang dengan fitur yang cukup lengkap untuk menunjang kenyamanan dan keamanan di jalan.
Setiap unit telah dilengkapi dengan kanopi pelindung, kaca spion, sistem pencahayaan, serta tempat duduk yang nyaman bagi penumpang.
Menggunakan tenaga baterai, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 50 kilometer dalam sekali pengisian daya, menjadikannya solusi praktis bagi transportasi jarak pendek di wilayah perkotaan Banyuwangi. ( an/wa)












