Jakarta, Cakrawalanews.co – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan meski adanya efisiensi anggaran pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
Menurut Presiden, penghematan akan diarahkan ke sektor lain tanpa mengganggu program prioritas pemenuhan gizi masyarakat.
Presiden menegaskan situasi global tidak boleh menjadi alasan menghentikan program strategis tersebut.
Menurut Presiden, pemerintah masih memiliki banyak opsi efisiensi tanpa harus mengorbankan kepentingan dasar masyarakat.
“Jadi jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat, masih banyak,” ujar Presiden Prabowo dalam sesi video diskusi dengan jurnalis dan pakar yang tayang pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
Presiden menyebutkan program MBG sebagai investasi penting bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Program ini juga telah diadopsi oleh puluhan negara di dunia sebagai strategi jangka panjang.
Menurut Presiden, berbagai lembaga internasional turut menilai program tersebut memiliki dampak ekonomi signifikan.
Setiap anggaran yang dialokasikan dinilai mampu memberikan manfaat berlipat bagi masyarakat.
“Saya didatangi Rockefeller Institute dari Amerika Serikat datang ngecek kita punya SPPG dan dia datang ke saya. Dia mengatakan, ‘This is the best investment, Mr. President you have made the best’,” kata Presiden.
“Karena satu dolar di spend di MBG the return is between 7 and 35, in the long run 35, in the short run 7 dolar, dan ini dari Rockef Institute. Ini juga world food program dari PBB,” ujar Presiden.
Di sisi lain, Presiden mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Pemerintah telah menindak tegas berbagai pelanggaran yang ditemukan selama evaluasi berlangsung.
“Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1000 lebih yang sudah kita tutup,” kata Presiden.
Presiden menegaskan penguatan pengawasan dan perbaikan sistem terus dilakukan untuk memastikan kualitas program.
Presiden berkomitmen menjaga keberlanjutan MBG sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional.
Efisiensi anggaran tidak akan mengganggu program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat.
Presiden Prabowo memastikan kebijakan fiskal tetap berpihak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.(wan/an)













