Cakrawala DaerahCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

RSUD Dr. Soetomo Siagakan 7.000 Personel Selama Libur Lebaran dan Nyepi 2026

×

RSUD Dr. Soetomo Siagakan 7.000 Personel Selama Libur Lebaran dan Nyepi 2026

Sebarkan artikel ini
Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa
Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa

“Kami sudah bersiap untuk SDM yang menjaga selama Lebaran itu sekitar tujuh ribu,” kata Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa dalam konferensi pers di Surabaya, Senin tanggal 16 Maret 2026.

Cita menyebutkan SDM yang disiapkan di antaranya meliputi dokter spesialis on site, dokter spesialis on call, dokter PPDS on site, dokter umum, perawat IGD, perawat ICU, perawat NICU, perawat kamar bedah, perawat anastesi, radiografer, farmasi, calltaker, transporter, petugas registrasi, hingga petugas kasir.

Selain itu, Cita menuturkan pihaknya turut memastikan ketersediaan obat baik untuk pasien yang rutin melakukan pemeriksaan ke RSUD Dr Soetomo maupun pasien yang membutuhkan obat di tengah liburan.

Menarik Dibaca:  Polres Kendal Gelar Apel Penebalan Patroli Ops Ketupat Candi 2026 di Kaliwungu

Cita meminta pasien yang rutin menjalani pengobatan untuk bisa mengambil obat sebelum libur panjang, agar kesehatan tetap terpantau.

Sedangkan pasien yang membutuhkan obat saat masa liburan akan tetap terlayani oleh bagian farmasi.

Kemudian, lanjut Cita, RSUD Dr Soetomo juga memastikan sistem rujukan terpadu tetap aktif selama masa libur panjang mengingat rumah sakit ini menjadi rujukan utama untuk berbagai kasus penyakit di Jawa Timur dan wilayah Indonesia timur.

“IGD tetap siaga penuh. Untuk kasus darurat kami pastikan pelayanan berjalan 24 jam,” ujar Cita.

Menarik Dibaca:  Ketua Satgas, Emil Dardak : Dapur MBG di Jatim Berangsur Normal, Suspend 788 Tersisa 213 SPPG

Sementara untuk tindakan operasi, Cita mengatakan tetap ada pelayanan dengan mengikuti standar yang berlaku yakni apabila terdapat kondisi tertentu maka jadwal operasi akan disesuaikan sehingga pelayanan pasien selalu optimal.

Cita pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama libur Lebaran dan Nyepi termasuk mengatur pola makan, mengingat berdasarkan pengalaman libur Lebaran sebelumnya justru penyakit metabolik mendominasi dibandingkan kasus kecelakaan.

“Keluhan yang paling banyak biasanya terkait kelainan darah, gangguan metabolik seperti diabetes dan hipertensi, serta gangguan saluran pencernaan seperti diare dan muntah,” katanya.

Menarik Dibaca:  Momentum Lebaran, Kadindik Jatim Ajak Siswa dan Guru Perkuat Silaturahmi di Kampung Halaman

Menurut Cita, pola makan yang berubah drastis seperti mengonsumsi tinggi gula, santan, dan lemak yang berlebihan akan memicu meningkatnya penyakit metabolik hingga memperburuk kondisi pasien dengan penyakit bawaan.(wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600