Malang, Cakrawalanews.co – Kepolisian Resor (Polres) Malang mengimbau pemudik agar tidak ragu memanfaatkan setiap layanan yang tersedia di pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), maupun pos terpadu apabila mendapatkan kendala saat perjalanan mudik di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kepala Polres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik diharapkan bisa menggunakan fasilitas yang telah disiapkan jika membutuhkan bantuan dari petugas pada hari Sabtu, 15 Maret 2026.
Polres Malang secara keseluruhan mendirikan delapan pos selama berlangsungnya Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada tanggal 13 hingga 25 Maret dalam rangka mengamankan jalannya arus mudik, liburan, serta arus balik Idul Fitri 2026.
Delapan pos tersebut terdiri atas satu Pos Terpadu yang berlokasi di Jalan Raya Karanglo atau di sekitar Gerbang Tol Singosari, sementara untuk pos pelayanan ditempatkan di kawasan jalur lingkar barat (jalibar) di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Adapun pos pengamanan tersebar di lima lokasi strategis meliputi Karangploso, Gubugklakah yang merupakan akses ke arah Gunung Bromo, Slorok, Kendalpayak, serta di kawasan Jalur Lingkar Selatan (JLS) di wilayah Bantur.
Satu unit lainnya difungsikan sebagai pos polisi bergerak untuk melaksanakan kegiatan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan macet, seperti jalur Karanglo–Karangploso, Kebonagung–Bendo, Talangagung, hingga ke kawasan Slorok.
AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan bahwa keberadaan delapan pos ini bertujuan untuk menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga keselamatan bagi seluruh pelaku perjalanan mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Malang.
“Setiap pos memiliki fungsi sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari pengamanan jalur, pelayanan informasi hingga bantuan bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan,” ucap Muhammad Taat Resdi.
Selain fasilitas fisik di lapangan, Polres Malang juga telah menyiapkan saluran informasi melalui nomor kontak 110 yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik secara luas.
“Layanan 110 kami siapkan supaya masyarakat bisa cepat menyampaikan laporannya dan ini bebas pulsa,” tutur Muhammad Taat Resdi.(wan/an)













