Madiun, Cakrawalanews.co. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun memastikan Kota Madiun siap menjadi daerah jujukan pemudik saat momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran tahun 2026 seiring berbagai persiapan yang dilakukan oleh pemda setempat dan para pemangku kepentingan terkait.
Kesiapan tersebut dipastikan dengan menggelar kegiatan pemantauan di sejumlah objek strategis dan komoditas bahan pokok bersama Forkopimda Kota Madiun pada hari Jumat, 13 Maret 2026.
“Hari ini, kita keliling melakukan pemantauan bersama Forkopimda. Kita memantau bagaimana persiapan menjelang Lebaran. Insya Allah fasilitas umum siap semua dan kebutuhan pokok baik pangan maupun energi juga aman,” ujar Plt Wali Kota Bagus.
Adapun kegiatan diawali dengan rapat koordinasi (rakor) menghadapi momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan rombongan ke sejumlah objek vital dan fasilitas umum di antaranya Stasiun Madiun, Terminal Purboyo Madiun, Pasar Besar Madiun, Pertamina Fuel Terminal Madiun, RSUD Kota Madiun, dan Bulog Madiun.
Terkait ketersediaan bahan pangan, Bagus memastikan stok beras maupun minyak goreng di Gudang Bulog cukup aman dan bahkan mampu memenuhi kebutuhan hingga setahun ke depan.
Begitu juga di Pasar Besar Madiun yang menunjukkan ketersediaan, distribusi, serta harga bahan pangan cukup stabil meskipun harga cabai rawit terpantau masih cukup tinggi walau trennya sudah mengalami penurunan beberapa hari terakhir.
Bagus menjelaskan bahwa Kota Madiun merupakan kota tujuan mudik sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan agar para pemudik nyaman, terlebih saat ini status Kota Madiun berubah menjadi kota wisata.
Untuk persiapan angkutan lebaran, pihak pemda telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), terminal, dan perusahaan otobus, termasuk memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman hingga setelah lebaran hasil koordinasi dengan Pertamina Fuel Terminal Madiun.
Sementara itu, Bagus juga memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Kota Madiun tetap optimal karena dalam menghadapi momentum Lebaran 2026 rumah sakit pemda tersebut tak mengenal hari libur dengan Instalasi Gawat Darurat (UGD) yang tetap beroperasi penuh 24 jam.
“Insya Allah fasilitas kesehatan aman. Fasilitas kami cek, dan hasilnya semua sudah siap,” katanya.
Bagus mengaku bersama forkopimda dan pemangku kepentingan terkait akan rutin memantau situasi serta kondisi di Kota Madiun sebagai langkah antisipatif guna menjamin mobilitas masyarakat selama Lebaran tidak terganggu.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Plt Wali Kota Madiun Bagus didampingi oleh perwakilan forkopimda setempat dan sejumlah jajaran OPD terkait.(wan/ar)













