Cakrawalanews.co melaporkan bahwa Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, sedang mengebut perbaikan jalan di sejumlah titik wilayah kota ini guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang diharapkan bisa tuntas sebelum hari H.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri Endang Kartikasari mengemukakan bahwa salah satu ruas yang menjadi prioritas penanganan adalah Jalan Imam Bonjol Kota Kediri yang sebelumnya merupakan jalan nasional dan sejak akhir 2024 menjadi kewenangan pemerintah kota.
“Karena memang jalan tersebut sudah rusak, utamanya Jalan Imam Bonjol. Dulu itu jalan nasional, kemudian pada akhir 2024 dialihkan menjadi jalan kota sehingga pemeliharaannya menjadi kewenangan pemerintah kota,” katanya di Kediri pada hari Kamis, 12 Maret 2026.
Endang Kartikasari mengatakan perbaikan jalan tersebut dilakukan sehingga kondisi jalan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama saat mobilitas meningkat pada arus mudik Lebaran 2026.
Selain Jalan Imam Bonjol, perbaikan juga dilakukan di Jalan Hasanudin dan Jalan Teuku Umar Kota Kediri dengan total panjang sekitar 1,75 kilometer. Perbaikan tersebut difokuskan pada titik-titik kerusakan yang dinilai cukup parah agar mobilitas masyarakat tetap lancar.
Pihak DPUPR menargetkan proses pengerjaan dapat selesai sebelum Lebaran. Petugas di lapangan juga terus fokus untuk menyelesaikan tugasnya sehingga proses perbaikan bisa tuntas sesuai dengan target.
Sementara itu, guna meminimalisir adanya gangguan lalu lintas selama pengerjaan, sebagian pengaspalan juga diupayakan dilakukan pada malam hari. Hal ini juga dimaksudkan agar proses pengerjaan bisa cepat selesai dilakukan.
“Pengaspalan kami upayakan dilakukan malam hari supaya lebih efektif dan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas,” kata Endang Kartikasari.
Pihaknya juga mengimbau selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat bisa lebih berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan jalan.
Terkait dengan besarnya anggaran, Endang Kartikasari mengatakan sudah disediakan di APBD Kota Kediri. Untuk rincian angkanya, ia masih harus mengecek besaran anggaran tersebut di buku.
Dalam kegiatan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota juga ikut melakukan pendampingan perbaikan jalan berlubang yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri.
Selain melakukan pengawasan terhadap aktivitas perbaikan jalan, pengamanan juga dilakukan untuk membantu mengatur lalu lintas di sekitar area yang sedang diperbaiki.
“Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang dapat terjadi akibat adanya pekerjaan di badan jalan,” kata Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Kasat Lantas menambahkan petugas juga memberikan imbauan kepada para pekerja agar selalu memperhatikan faktor keselamatan selama melaksanakan pekerjaan. Petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap arus kendaraan yang melintas di sekitar lokasi perbaikan.
Para pekerja juga diminta untuk memastikan area pekerjaan tetap tertata dengan baik, termasuk penempatan peralatan serta material agar tidak mengganggu pengguna jalan.
Hal tersebut dinilai penting untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan yang memiliki volume kendaraan cukup padat.( wa/at)













