Cakrawalanews.co,-Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terjadinya kepadatan kendaraan di wilayah perkotaan saat momen lebaran mendatang.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tulungagung, Panji Putranto, memberikan penjelasan di Tulungagung pada hari Kamis, 12 Maret 2026, bahwa rekayasa tersebut akan difokuskan bagi kendaraan pemudik dari luar kota yang melintas di wilayah tersebut. “Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan di wilayah perkotaan yang diperkirakan sudah cukup padat menjelang Lebaran,” katanya.
Panji Putranto memaparkan bahwa kendaraan dari arah Surabaya yang menuju Trenggalek nantinya akan diarahkan melalui simpang tiga Ngujang ke arah barat menuju simpang empat Karangrejo, kemudian baru mengarah ke selatan. Skema ini dirancang agar volume kendaraan tidak menumpuk di satu titik pertemuan yang sama di tengah kota.
Sementara itu, kendaraan dari arah Surabaya yang hendak menuju Blitar akan diarahkan untuk berbelok ke timur sebelum mencapai Jembatan Ngujang I. Terdapat dua opsi jalur yang disiapkan, yakni melalui jalan raya Ngantru–Srengat atau melintasi Jembatan Ngujang II menuju arah selatan ke wilayah Sumbergempol dan Ngunut.
Pengalihan arus serupa juga akan diberlakukan bagi kendaraan dari arah Trenggalek maupun Blitar yang hendak menuju ke arah Surabaya. Dengan kebijakan ini, diharapkan seluruh kendaraan lintas kota tidak perlu melewati kawasan pusat kota Tulungagung sehingga mobilitas warga lokal tetap terjaga.
Pihak Dinas Perhubungan Tulungagung juga berencana memasang sedikitnya delapan rambu pengalihan arus di sejumlah titik strategis. Pemasangan rambu-ramu penunjuk jalan tersebut rencananya akan mulai dilakukan pada hari H-7 Lebaran untuk memudahkan para pemudik mengenali rute alternatif.
Selain pemasangan rambu, petugas di lapangan juga akan melakukan penyesuaian durasi lampu lalu lintas pada beberapa persimpangan yang diprediksi menjadi jalur utama pemudik. “Penentuan titik rekayasa lalu lintas masih kami koordinasikan dengan Satlantas Polres Tulungagung,” kata Panji Putranto menutup penjelasannya.( wa/at)













