Cakrawalanews.co-Kota Kediri, Jawa Timur, bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat beserta lembaga amil zakat lainnya untuk memberikan santunan kepada ratusan anak yatim di wilayah tersebut pada Sabtu, 8 Maret 2026.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa kolaborasi ini dilakukan sebagai bentuk nyata upaya pemerintah dalam meringankan beban anak-anak yang membutuhkan. “Pemerintah Kota Kediri berkolaborasi dengan Baznas serta lembaga amil zakat lainnya untuk membantu meringankan beban anak-anak,” tuturnya di sela kegiatan tersebut.
Vinanda berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk mendukung akses pendidikan dan layanan kesehatan. Menurutnya, bantuan ini penting agar anak-anak tidak mengalami hambatan dalam menempuh pendidikan maupun saat membutuhkan fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemberian santunan ini menjadi bukti bahwa kerja sama yang solid antara pemerintah, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dan lembaga sosial mampu menghadirkan keberkahan yang lebih luas bagi masyarakat. “Inilah kekuatan kolaborasi. Dengan bekerja bersama, insyaallah manfaatnya akan semakin besar dan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar sosok yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.
Selain memberikan bantuan materiil, Wali Kota juga menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada para anak yatim agar tetap optimis dalam mengejar cita-cita.
Ia berpesan agar mereka terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, serta mendengarkan nasihat orang tua maupun wali. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan saat ini bukanlah penghalang untuk menjadi tokoh besar di masa depan. “Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Hormati guru-guru kalian, dengarkan nasihat orang tua dan wali kalian. Jangan pernah merasa rendah diri. Banyak tokoh besar dunia yang lahir dari keterbatasan, tetapi mereka memiliki tekad yang luar biasa,” tegasnya.
Menutup arahannya, Vinanda menekankan bahwa semangat, ketekunan, dan doa merupakan faktor utama yang akan menentukan kesuksesan seseorang di masa depan. Ia meyakini bahwa dari 200 anak yang hadir, akan lahir para profesional dan pemimpin masa depan.
“Keadaan hari ini tidak menentukan masa depan kalian. Justru semangat, ketekunan, dan doa kalianlah yang akan menentukan ke mana langkah kalian akan sampai. Saya percaya, di antara 200 anak yang hadir hari ini ada calon dokter, calon guru, calon pengusaha, bahkan calon pemimpin masa depan,” pungkasnya sembari menegaskan komitmen Pemkot Kediri untuk terus menghadirkan program kesejahteraan bagi tumbuh kembang anak.( ar/an)













