Cakrawalanews.co-domino kini telah mengalami transformasi besar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Melalui kehadiran Cabang Organisasi Olahraga Domino (Orado), domino tidak lagi dianggap sebatas hiburan santai di waktu luang, melainkan telah memiliki legitimasi resmi sebagai cabang olahraga yang terstruktur.
Sejak awal tahun 2026, Orado Jombang bergerak cepat menyusun kepengurusan profesional demi memajukan olahraga ini secara terarah, dengan fokus utama pada pembinaan atlet dari kalangan pelajar.
Ketua Orado Jombang, Muhammad Hakam Amarulloh, menjelaskan bahwa domino memiliki nilai edukatif yang tinggi karena menuntut ketelitian, strategi, serta kemampuan analisis yang kuat dari para pemainnya. “Permainan ini melatih konsentrasi dan pola pikir logis. Jadi bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter,” ucap Hakam saat dikonfirmasi pada Rabu (18/2/2026). Sebagai langkah awal, organisasi ini langsung menyasar siswa tingkat SMA untuk mengenalkan teknik dasar hingga strategi bermain secara sistematis.
Pembinaan di usia sekolah menjadi prioritas utama Orado agar potensi atlet muda dapat digali dan dikembangkan sejak dini. Ke depannya, sosialisasi akan diperluas ke berbagai SMP dan SMA melalui pendekatan edukatif, seperti menjadikannya kegiatan ekstrakurikuler, mengadakan pelatihan khusus, hingga menyelenggarakan turnamen persahabatan antarsekolah. Hakam menambahkan, “Kami ingin domino dikenal luas sebagai olahraga modern yang kompetitif sekaligus mendidik. Harapannya, dari Jombang lahir atlet-atlet muda yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.”
Antusiasme ini juga dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya adalah Faiz Dwi Febrian. Siswa tersebut mengaku mendapatkan perspektif baru setelah mengikuti sesi latihan yang dipandu oleh pengurus Orado. Ia menilai domino merupakan wadah yang tepat untuk mengasah ketajaman berpikir dalam suasana yang menyenangkan. “Seru dan menantang. Saya jadi tertarik bergabung karena banyak manfaatnya untuk melatih otak,” pungkas Faiz.( ar/ae)













