Hore Akhir Tahun ini, Jalan Yos Sudarso Bisa Dilewati Pesepeda dan Pejalan Kaki   

Desember 6, 2019

Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya terus menggebut proyek pembangunan basement Alun-Alun Surabaya yang terletak di Jalan Yos Sudarso. Bahkan, akhir tahun ini, jalan tersebut dipastikan sudah bisa dilalui pejalan kaki dan pesepeda.

progres pembangunan kawasan alun-alun jalan Yos Sudarso

progres pembangunan kawasan alun-alun jalan Yos Sudarso

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung, DKPCKTR Surabaya, Iman Krestian mengatakan, akhir tahun 2019 ini, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan atap basement atau badan jalan. Terhitung, progres keseluruhan pembangunan ini sudah mencapai 40 persen.

“Akhir tahun ini kami upayakan pengerjaan atap basement selesai. Kemudian dapat dilalui pejalan kaki atau pesepeda. Targetnya, bulan Maret Jalan Yos Sudarso sudah difungsikan kembali seperti semula,” kata Iman Krestian, Jumat (06/12).

Ia menjelaskan, ada lima tahapan dalam mengerjakan proyek basement ini. Pertama, pemindahan jaringan pipa yang sudah berlangsung selama bulan Sepetember. Tahap kedua adalah pengerjaan konstruksi dinding penahan tanah, pondasi, sekaligus kolom konstruksi basement. Semua itu dikerjakan dalam waktu sekitar dua bulan.

“Saat ini konstruksi pondasinya sudah kelar. Pengerjaannya ini memakan waktu dua bulan. Mulai akhir September kemarin  sampai awal Desember,” ujarnya.

Setelah pengerjaan konstruksi pondasi rampung, Iman menyebut, pembangunan ketiga adalah penggalian tanah sedalam tiga meter. Penggalian tersebut digunakan untuk pemasangan scaffolding (cetakan beton). “Scaffolding ini untuk konstruksi atapnya atau cor balok dan plat untuk lantai jalan,” imbuhnya.

Bersamaan dengan pemasangan scaffolding itu, Iman memastikan bahwa pihaknya juga menyiapkan penyambungan dengan konstruksi basement. Selanjutnya, tahap keempat adalah pengerjaan pembesian dan pengecoran balok. “Di samping pengerjaan pembesian dan pengecoran, nanti juga ada pemasangan plat atap basement. Dihitung kurang lebih sekitar dua minggu pengerjaannya,” paparnya.

Setelah semua selesai, sebelum dapat dilintasi pesepeda dan pejalan kaki, tahap terakhir adalah penggalian di bawah plat atap basement di Jalan Yos Sudarso.

“Bersamaan dengan ini kami menunggu proses kematangan beton atap basement agar siap digunakan pada akhir tahun 2019. Harapannya semoga berjalan lancar dan sesuai harapan,” pungkas dia. (hdi/cn02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *