cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim

Tingginya Pemburuan Satwa Liar disesalkan PROFAUNA

Malang, cakrawalanews.co – Pegiat lingkungan PROFAUNA menyesalkan masih tingginya perburuan satwa liar di Kondang Iwak, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Dalam patroli Ranger PROFAUNA awal Juli 2019, dijumpai sedikitnya tiga orang pemburu satwa liar.

Perburuan satwa liar itu menggunakan senjata senapan angin yang sudah dimodifikasi dan juga dengan menggunakan anjing pemburu. Satwa liar yang diburu beragam, antara lain burung, babi hutan dan juga primata.

“Ketika kami bertemu dengan pemburu yang membawa anjing lebih dari 5 ekor itu kami langsung menegurnya dan memberitahu bahwa tidak boleh berburu d kawasan hutan lindung. Kemudian pemburu tersebut langsung kabur,” ujar Erik Yanuar, Ranger PROFAUNA, Senin (22/7).

Hutan di Kondang Iwak masih bagus dan menjadi habitat berbagai jenis satwa liar. Monitoring PROFAUNA di kawasan hutan yang kini sedang dibuka untuk jalur lintas selatan itu tercatat ada beberapa jenis burung yang dijumpai antara lain cekakak jawa (Halcyon cyanoventris) ), takur tenggeret (Megalaima australis), pelanduk semak (Malacocinda sepiarium), kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris), dan elang bido (Spilornis cheela)

Selain burung, di hutan dataran rendah antara Kondang Merak hingga Kondang Iwak juga ada satwa mamalia seperi lutung jawa (Trachypithecus auratus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), kukang (Nycticebus sp), trenggiling (Manis javanica), babi hutan (Sus scrofa) dan berang-berang (Lutrinae).

“Masih maraknya perburuan satwa liar ini mendorong PROFAUNA akan rutin melakukan edukasi dan patroli. Selain itu kami berharap Perhutani dan BKSDA setempat juga memperhatikan masalah ini,” kata Erik. (jnr/wan/jal)

Berita Lainnya :  Wali Kota Rukmini Gelontor Dana untuk Lembaga Keagamaan dan Ormas