Revitalisasi eks THR-TRS, Pemkot Surabaya minta pendampingan Kejati Jatim

oleh -76 Dilihat
Kawasan THR dan TRS yang kini terbengkalai : petugas saat membuka gerbang kawasan THR dan TRS yang rencananya akan dihiduokan kembali./foto:andik
Kawasan THR dan TRS yang kini terbengkalai : petugas saat membuka gerbang kawasan THR dan TRS yang rencananya akan dihiduokan kembali./foto:andik

Surabaya, cakrawalanews.co – Rencana revitalisasi kompleks eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya bakal dilaksanakan di tahun 2023.

Rencananya, kedua tempat hiburan legendaris di Kota Pahlawan ini akan dijadikan satu kawasan destinasi wisata murah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa pembangunan kompleks eks THR-TRS akan dimulai pada tahun 2023. Tentu saja dalam tahap rencana pembangunan, pemkot juga meminta pendampingan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

“Pengerjaan Insyaallah mulai tahun (2023) ini. Ini sudah mulai kita melakukan pendampingan – pendampingan dari kejaksaan tinggi. Insyaallah kita mulai di bulan depan pemilihannya (investor),” kata Wali Kota Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (24/1/2023).

Wali Kota Eri juga mengungkapkan biaya pembangunan ulang kompleks eks THR-TRS dengan luas sekitar 5,2 hektar, nantinya dilakukan melalui kerjasama investor. Pihaknya memastikan, saat ini pemkot tengah membahas skema kerjasama yang tepat apakah nanti melalui lelang atau sewa.

“Apakah dia (investor) nanti pakai sewa atau apa nanti. Tapi memang saya mintanya itu wisata murah, paling larang (mahal) kan (tiket) Rp25.000,” kata Cak Eri, sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Menurut Cak Eri, apabila melalui sewa, maka mekanisme kerjasama eks THR dan TRS tidak perlu lewat lelang. Sementara jika menggunakan lelang, maka kerjasama bisa dilakukan melalui skema BOT (Build, Operate and Transfer) atau BTO (Build, Transfer, Operate).

“Kita lihat, kalau BOT atau BTO, maka kita lelang, kalau sewa kan tidak. Tapi ada beberapa kemarin yang menyampaikan ya sudah kita lihat, kalau dia (investor) mengajukan secara sewa silahkan,” paparnya.