cakrawalanews.co
Cakrawala Surabaya Headline Indeks

Puluhan Warga Keputih Tegal Kesulitan Air saat Bulan Puasa. Waket Komisi B Anas Karno Turun Tangan

Wakil Ketua (Waket) Komisi B DPRD Kota Surabaya Anas Karno (tengah) saat menewui warga keputih Tegal yang selama 10 hari tak mendapatkan aliran air PDAM
Wakil Ketua (Waket) Komisi B DPRD Kota Surabaya Anas Karno (tengah) saat menemui warga Keputih Tegal Timur Baru yang sudah selama 10 hari tak mendapatkan aliran air PDAM

Surabaya, cakrawalanews.co – Wakil Ketua (Waket) Komisi B DPRD Kota Surabaya Anas Karno, turun langsung untuk memastikan puluhan warga Keputih Tegal Timur Baru diwilayah RT 07/ RW 08 telah teraliri air, setelah 10 hari suplay air dari PDAM Surya Sembada Kota Surabaya mampet.

Hal tersebut dilakukan Anas lantaran para warga tersebut kesulitan air ditengah bulan puasa karena rusaknya master meter milik PDAM Surya Sembada Kota Surabaya.

“Alhamdulilah respon dari pihak PDAM cepat sekali. Matinya aliran air karena master meternya rusak, nanti Senin baru diperbaiki. Yang penting hari ini air sudah mengalir lagi meski untuk sementara tanpa master meter. Yang penting kebutuhan warga akan air bersih terpenuhi dulu,” kata Anas saat menemui warga pada Sabtu (09/04/2022).

Anas yang merupakan politisi PDIP ini kembali mengatakan aduan warga tersebut diterimanya sejak Kamis (07/04/2022). “Saya menghubungi PDAM dan langsung direspon cepat. Semoga layanan PDAM ke masyarakat terus dijaga dan ditingkatkan. Apabila ada warga yang mengeluh tentang layanan PDAM segera diatasi. karena air merupakan kebutuhan utama untuk masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, salah satu warga, Mulyono mengatakan, berhentinya aliran air PDAM kerumah mereka, karena master meter PDAM rusak.

“Ada 30 KK yang tidak teraliri air PDAM sejak 10 hari. Namun rumah yang berada di dekat master air masih bisa teraliri, meski aliran airnya pelan,” tuturnya.

Mulyono yang juga ketua Master Meter di kawasan pemukiman tersebut mengatakan, banyak kesulitan yang dialami warga sejak tidak mendapatkan air PDAM.

“Misalnya untuk mandi, untuk cuci, bahkan ada beberapa warga yang menggunakan air PDAM untuk memasak. Namun untung untuk kegiatan beribadah di masjid masih bisa teratasi. Karena sumbangan air dari warga yang airnya tidak mati. Di masjid kami kan ada tandonnya,” ungkapnya.

Berita Lainnya :  KPK Tak Siap, Praperadilan Romahurmuziy Ditunda 2 Pekan

Mulyono menegaskan, setelah persoalan diutarakan ke Anas Karno Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya. “Alhamdullilah direspon dengan cepat dan hari ini air sudah mengalir lagi,” pungkasnya.(hadi)