Musholla Taman Bungkul Dikukuhkan jadi Masjid

oleh -26 Dilihat
Surabaya, cakrawalanews.co – PCNU Surabaya mewujudkan pengukuhan mushala Sunan Bungul menjadi Masjid Sunan Bungkul, dalam rangakaian acara Nuzulul Quran, Senin (27/6) malam. Rangkaian acara dimulai sejak Senin usai subuh dengan digelar khataman Alquran.
Para hafidz (penhafal Alquran) dan Pengurus NU Surabaya melakukan khataman Alquran di Musala Sunan Bungkul menandai perubahan nama menjadi Masjid Sunan Bungkul. Acara kemudian dilanjut dengan peringatan Nuzulul Quran di Taman Bungkul.
“Khotmil Qur’an  ini menandai perubahan Musala menjadi Masjid Sunan Bungkul yang diresmikan pada malam peringatan Nuzulul Qur’an di Taman Bungkul,” jelas Wakil Ketua  PCNU Surabaya H. Ulya Abdillah.

Dia mengajak Jamiyah Nahdlatul Ulama untuk datang di area makam Sunan Bungkul guna menyimak lantunan ayat suci Al Qur’an sekaligus berdoa agar hajat warga NU Kota Surabaya untuk menjadikan Masjid Sunan Bungkul bisa terwujud.

”Kami berharap, setelah berubah menjadi Masjid segera dilakukan renovasi pada tahun ini,”harapnya.

H.Ulya Abdillah menambahkan, kegaitan diikuti kurang lebih 1000 warga dari jamaah Nahdliyin Surabaya. Dalam kegiatan tersebut ditampilkan sembilan Qori dan Qoriah terbaik dari Jawa Timur.

Selain itu, ada gema Sholawat Nabi oleh Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) Nahdlatul Ulama Kota Surabaya dan Grup Al Banjari. Selanjutnya ceramah Nuzulul Quran akan disampaikan oleh KH Sholeh Sahal LC.
Sebelum acara dimulai, PCNU Kota Surabaya melakukan beberapa kegiatan antara lain pemberian takjil untuk masyarakat yang ada di sekitar Taman Bungkul Surabaya dan Pemberian santunan anak yatim di JMP Plaza pada sore sebelumnya.

Ketua PCNU Surabaya, Dr Muhibbin Zuhri menambahkan, Nuzulul Qur’an merupakan seruan moral kepada masyarakat, terutama umat Islam untuk menjadikan Alquran sebagai spirit moral dan jalan hidup bagi kehidupan individu, keluarga dan bermasyarakat.

Acara tahunan ini juga  merupakan ekspresi keinginan para ulama se surabaya untuk membangun nuansa kultural-religius, terutama untuk taman kebanggaan warga Surabaya ini.

”Semuanya itu merupakan ikhtiyar PCNU sebagai elemen Kota Surabaya untuk mewujudkan masyarakat Surabaya yang maju dan berkeadaban sesuai dengan nilai-nilai universal Islam,” jelasnya.(cn06)