Gus Ipul : Ada Resep Awet Muda Dalam Buku Ini

oleh -12 Dilihat

2016-08-13 20.41.51-350x300Surabaya, cakrawalanews.co – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas peluncuran buku berjudul Why Do You Love Yon Koeswoyo, Sebuah Catatan Dokter Winaryo Ditulis Kembali Oleh Abdul Hakim di Ruko Pondok Jati BF 22 A7C Sidoarjo, Sabtu (13/08).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, buku ini sangat bagus untuk dibaca semua kalangan karena isinya tidak sekedar perjalanan musisi legendaris personel Koes Plus, Yon Koeswoyo, melainkan membedah sisi pribadi Yon yang sampai saat ini tetap energik. 

” Dalam buku ini terungkap resep awet muda dan energik Pak Yon karena dalam dirinya terdapat sifat sumeleh (berserah diri) atau dalam bahasa Al-Qur’an adalah tawadu,” kata Gus Ipul. 

Menurut saya ini luar biasa. Tentunya ada resep-resep tertentu, kenapa Pak Yon bisa menjiwai atau totalitas saat membawakan lagu-lagu Koes Plus.

Dalam buku ini lanjut Gus Ipul, terungkap resep awet muda dan energik Pak Yon karena dalam dirinya terdapat sifat sumeleh (berserah diri) atau dalam bahasa Al-Qur’an adalah tawadu.

Selain itu, Pak Yon dari masa kecil itu selalu nriman (nerimoan, Jawa), bahkan dikasih uang saku berapa pun selalu nriman. 

Orang Jawa terkenal dengan slogan urip nriman atau menerima keadaan hidup, atau dengan kata lain sangat mensyukuri apa yang diberikan oleh Allah SWT, tidak ada yang namanya menang sendiri atau menyakiti orang lain. Sifat sumeleh atau tawadu itu membawa berkah.

Setelah ditelisik lebih dalam lagi mengapa pada diri Pak Yon bisa terjadi demikian, jawaban yang ada di buku itu ternyata hal ini terjadi lantaran di bawah pengaruh hormon endorphine atau hormon kebahagiaan.  

” Hormon ini penciptanya Allah maka tidak ada efek samping. Kalau dianalogikan seperti morphine tapi morphine ciptaan manusia dia ada efek sampingnya,” katanya.  

Pengagas buku Why Do You Love Yon Koeswoyo, Dokter Winaryo mengatakan di antara lagu-lagu Koes Plus yang jumlahnya ribuan itu, lagu Why Do You Love Me adalah lagu yang paling saya suka. 

“Bahkan sering saya nyanyikan pada saat saya di panggung baik dengan grup band saya maupun band komunitas yang lain. Selain enak didengar lagu ini ada cerita tersendiri bagi saya dan itu sangatlah indah bila dikenangkan. Maka itu lah buku kami beri judul Why Do You Love Yon Koeswoyo,” katanya.

Menurut Dokter Win sapaan begitu ia disapa, Hormon endorphine yang ada pada Yon Koeswoyo menghambat terjadinya penuaan kulit.

Kemunculannya dipicu, Pak Yon merasa bahagia sekali saat tampil di atas panggung yang membuat Pak Yon berbunga-bunga. 

“Saya mencontohkan perilaku orang pacaran, meski terjadi hujan pun adanya halangan tetap diterjang. Semua itu terjadi karena pengaruh hormon endorphine. Mengenai hormon endorphine, semua orang punya, hanya saja tergantung kadarnya,” katanya.  

Ia mengatakan buku ini merupakan persembahan untuk peringatan hari ulang tahun Pak Yon ke-76 pada September mendatang.

“Nantinya saya hadiahkan untuk para penggemar Koes Plus. Sebagai pelestari lagu-lagu Koes Plus berharap gema lagunya terus ada ada dan tetap lestari, karena lagu-lagu Koes Plus bisa memberi semangat kepada semua pihak untuk terus membangun bangsa ini,” katanya.

Penulis buku Why Do You Love Yon Koeswoyo Abdul Hakim mengatakan adanya buki ini bermula dari obrolan santai dengan Dokter Win selaku Ketua Koes Musik Fans Club Jiwa Nusantara Jawa Timur dan Surabaya saat konser Koes Plus di Kenejeran Surabaya beberapa waktu lalu.

“Dokter Win ingin merekam jejak sejarah Yon Koeswoyo. Kebetulan Dokter Win juga punya catatan-catatan seputar kedekatannya dengan Pak Yon. Selain itu dokter Win juga punya prespektif lain melihat pribadi Yon dari sisi medis,” katanya.

Saat ditanya kenapa harus Yon?, Hakim mengatakan tidak lain karena Yon Koeswoyo yang sampai saat ini konsisten melestarikan lagu-lagu Koes Plus.  Kemudian ditelisiklah bagaimana kesaksian Dokter Win terhadap Yon yang menyanyikan lagu dengan sepenuh hati dan mendapat respons gembira dari penggemarnya. 

“Bahkan Yon  mengganggap bernyanyi itu sebenarnya menghibur diri, dan ternyata itu bisa menghibur orang lain. Jadi, meskipun di usianya yang tua, saat dipanggung tidak merasa kelelahan, melainkan benar-benar bahagia. Yon memang sangat menikmati setiap lagunya,” katanya. 

Acara bedah buku dihadairi Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair,  Prof. Dr.Muhamad Rubianto, drg. MS,Sp.Perio (K), Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim Akhmad Munir, Perwakilan Rektorat Unair Suko Widodo, Komunitas Rek Ayo Rek dan komunitas lainnya.(mnhdi/cn05)