Pengerjaan Proyek Saluran Di Panjang Jiwo Dua Kali Rusak Pipa PDAM. Anas Karno : Jangan Asal Garuk

oleh -104 Dilihat
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno (Baju putih) saat meninjau lokasi rusaknya pipa PDAM dikawasan Panjang Jiwo
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno (Baju putih) saat meninjau lokasi rusaknya pipa PDAM dikawasan Panjang Jiwo
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno (Baju putih) saat meninjau lokasi rusaknya pipa PDAM dikawasan Panjang Jiwo
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno (Baju putih) saat meninjau lokasi rusaknya pipa PDAM dikawasan Panjang Jiwo

Surabaya, cakrawalanews.co – Pengerjaan proyek saluran dikawasan Panjang Jiwo untuk kedua kalinya membuat pipa saluran PDAM dikawasan tersebut putus akibat aktivitas alat berat.

Entah lantaran geram dengan pekerjaan saluran yang tak memperhatikan instalasi PDAM, Anas Karno Wakil Ketua Komisi B yang diwaduli warga turun langsung kelokasi dengan mengajak Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Agung Pribadhi didampingi sejumlah staff, meninjau lokasi kejadian pada Senin malam (16/05/2022).

Saat dikonfirmasi, Anas Karno menyayangkan insiden tersebut kembali terjadi. Menurutnya, pihak yang melakukan pengerjaan box culvert harus lebih berhati-hati.

“Pekerja, mandor maupun pengawas, dan operator backhoe, harus sabar telaten, jangan asal garuk. Sehingga merusak pipa PDAM. Padahal kemarin sudah diingatkan,” tegasnya.

Politisi PDIP Surabaya tersebut juga menekankan kepada pihak pelaksana, supaya pengerjaan galian box culvert mendapat pendampingan dari PDAM. Agar insiden tidak berulang-ulang terjadi.

“Pendampingan dan koordinasi memang wajib dilakukan dan lebih di utamakan. Pendampingan ini untuk mengetahui titik-titik  sambungan pipa, agar tidak terjadi kejadian kerusakan sambungan pipa PDAM,” tegas Anas lagi.

Sementara itu Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Agung Pribadhi, sepakat dengan adanya pendampingan. “Setelah insiden kedua kita lakukan pendampingan. Kita tempatkan petugas PDAM dilokasi pengerjaan,” jelasnya.

Agung menambahkan, pendampingan tersebut untuk memberikan informasi letak jaringan pipa sehingga insiden bisa dihindari.

“Selain itu ketika terjadi insiden bisa cepat tertangani. Sehingga warga tidak kesulitan air bersih,” terangnya.

Agung kembali mengatakan, PDAM segera berkoordinasi dengan dinas terkait pemkot Surabaya. “Pemerintah kota kan punya program pembangunan selama 1 tahun. Kita ingin mengetahui lokasi alamatnya dimana saja. Supaya kita bisa memberikan masukan lokasi-lokasi jaringan pipa PDAM,” jelasnya.

Menurut Agung dampak kerusakan pipa PDAM di Panjang Jiwo Tengah sudah bisa diatasi. “Memang pada malam kejadian yang kedua itu, aliran air ke warga mati. Namun berdasarkan keterangan petugas lapagan pagi ini sudah nyala lagi,” ungkapnya.

Agung juga mengatakan pihak menyiapkan mobil tangki air, untuk melayani kebutuhan air bersih. Kalau perbaikan membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Namun kadang tidak sesuai harapan masyarakat, karena sedikit menyulitkan. Warga harus mengangkut air dari mobil tangki,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Jumat (13/05/2022) lalu backhoe atau alat berat pekerja, menghantam jaringan pipa PDAM, yang membuat warga kesulitan air bersih. Dalam insiden tersebut warga di dua gang padat penduduk tersebut kesulitan air lantaran aliran air terputus.(hadi)