Pemkot Surabaya dapat bantuan anggaran 10 miliar dari Pemprov Jatim

oleh -121 Dilihat
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan keuangan sebesar 10 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Bantuan anggaran tersebut berada pada tahun anggaran 2023.

Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan pihaknya masih belum menentukan alokasi penggunaan anggaran bantuan dari Pemprov Jatim tersebut.

“Kita akan segera pikirkan (penggunaannya),” tutur wali kota Eri Cahyadi saat menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyusunan laporan keuangan Pemkot Surabaya Tahun Anggaran 2021. Dimana Mewakili Pemerintah Republik Indonesia, penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Isyana Ballroom Hotel Bumi Kota Surabaya, Senin (14/11/2022).

Sebagai diketahui, penyerahan piagam dan plakat opini WTP diserahkan oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Taukhid kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah meraih opini WTP dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI (BPK RI).

Capaian opini WTP kali ini merupakan kesepuluh yang diraih oleh Pemkot Surabaya. Sebab, Pemkot Surabaya kembali berhasil mempertahankan opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021.

“Alhamdulillah, kita sebetulnya sudah mendapatkan penghargaan ini dulu di Kementerian Keuangan RI di Jakarta. Tapi hari ini dari Kemenkeu disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Alhamdulillah kita mendapatkan WTP sepuluh kali berturut – turut,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Untuk mempertahankan capaian tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi berharap semua ASN di lingkungan Pemkot Surabaya bisa melaksanakan administrasi secara transparan untuk mempertanggung jawabkan semua anggaran yang akan dikeluarkan.

“Harus memulai semuanya dari kelurahan sampai dengan di Perangkat Daerah (PD), sehingga transparansi itu akan terwujud dan pertanggungjawaban juga benar. Sehingga anggaran yang disahkan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November Tahun Anggaran 2023 lebih bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” pungkasnya.