Pemkot dua kali surati penyelenggara reklame di Surabaya

oleh -65 Dilihat
petugas saat mengecek salah satu titik reklame di kota Surabaya
petugas saat mengecek salah satu titik reklame di kota Surabaya

Surabaya, cakrawalanews.co – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad memastikan bahwa pihaknya sudah dua kali mengirimkan surat kepada penyelenggara atau pemilik papan reklame yang ada di seluruh titik di Kota Surabaya. Surat yang pertama pada tanggal 23 September 2022 dan surat yang kedua pada 28 November 2022.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta penyelenggara atau pemilik papan reklame di Kota Surabaya untuk menambah kekuatan konstruksi bangunan. Hal ini harus dilakukan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Inti dari kedua surat itu sebenarnya sama, yaitu kami meminta mereka untuk melakukan pengawasan, pengecekan ulang, dan perbaikan konstruksi reklame secara rutin. Bahkan, kami juga meminta pemilik reklame itu untuk menambah kekuatan konstruksi bangunan,” kata Irvan di ruang kerjanya, Kamis (1/12/2022).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan secara rutin karena pemkot tidak ingin ada hal-hal yang dapat mengakibatkan gangguan atau kerusakan di lingkungan sekitar lokasi reklame. Pemkot juga tidak ingin ada reklame roboh yang dapat merugikan orang lain. “Soalnya akhir-akhir ini sering hujan lebat disertai angin kencang, jadi harus ekstra hati-hati,” tegasnya.

Irvan juga menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat 1 huruf f Peraturan Daerah Kota Surabaya nomor 5 tahun 2019 tentang penyelenggaraan reklame disebutkan bahwa penyelenggara reklame wajib bertanggung jawab penuh atas semua resiko yang ditimbulkan akibat penyelenggaraan reklame tersebut.

Makanya, ia mengirimkan surat kepada penyelenggara atau pemilik reklame untuk mengingatkan kembali supaya bertanggungjawab penuh terhadap reklamenya masing-masing. Sebab, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan, pemilik reklame itulah yang harus bertanggungjawab penuh.

“Sebelum hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, makanya perlu kita ingatkan mereka, supaya lebih waspada dan menguatkan lagi konstruksi bangunan reklame tersebut,” tegasnya.

Di samping itu, Irvan juga meminta warga untuk tidak berteduh di bawah papan reklame ketika hujan lebat diserta angin kencang. Sebab, tidak ada yang tahu papan reklame itu akan kokoh atau akan roboh. “Mohon berteduh di tempat yang aman, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi di Kota Surabaya ini,” pungkasnya.