Wapres Jusuf Kalla Buka Konferensi Internasional Preparatory Committee 3 for Habitat III Di Surabaya

oleh -10 Dilihat

Surabaya, cakrawalanews.co – Konferensi internasional Preparatory Committee 3 for Habitat III di Grand City Convention & Exhibition, yang digelar di Surabaya dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (25/7) pagi.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal Habitat III Joan Clos, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya menyampaikan 50 tahun lalu sebanyak 30 persen penduduk dunia tinggal di perkotaan, dewasa ini mayoritas penduduk sudah tinggal di kota. Indonesia sendiri diperkirakan 20 tahun mendatang, 67 persen penduduknya akan tinggal di kota.

“Pertambahan penduduk di perkotaan adalah sebuah kepastian, tantangannya adalah bagaimana kota dapat memiliki permukiman yang layak yang menyenangkan bagi semua orang” kata Jusuf Kalla.

Menurut Jusuf Kalla, pembangunan kota harus inklusif, artinya harus mengakomodasi semua kalangan, kota harus tangguh, harus aman dengan tantangan seperti kriminalitas dan terorisme, harus sustainable, lebih nyaman dengan banyaknya ruang terbuka hijau.

Oleh karena itu, tambah Jusuf Kalla bahwa saat ini pelarangan perpindahan penduduk ke kota sudah tidak relefan lagi. “ Oleh karena itu kota harus bisa mengakomodasi semua kalangan. Tentu semua ini membutuhkan kerjasama dan tata kelola yang baik dimana adanya peran serta masyarakat dan transparan. Kota juga harus dapat menjadi mesin ekonomi pembangunan negara tersebut” tambahnya.

Sementara itu Menteri Basuki dalam sambutannya mengatakan Kota Surabaya memiliki banyak kisah sukses dalam membangun kota bagi kota-kota lain di Indonesia.  “Mari kita belajar dan terinspirasi dari Surabaya Indonesia dalam mewujudkan agenda baru perkotaan untuk 20 tahun mendatang” kata Basuki.

Sekretaris Jenderal Habitat III Joan Clos menyampaikan kebanggaannya terhadap Kota Surabaya yang berhasil menjadi sebuah kota yang nyaman bagi warganya.(mnhdi/cn02)