Pembangunan Apartemen Madison Diprotes Warga

oleh -7 Dilihat

Surabaya, cakrawalanews.co – Pembangunan proyek Apartemen Madison Avenue dikawasan Jemur Andayani 52 Surabaya, mendapat protes keras dari warga setempat.

Pasalnya, pembangunan proyek tersebut berdampak langsung kepada warga sehingga warga melakukan protes agar proyek tersebut dihentikan.

Sejumlah warga terdampak pembangunan proyek Apartemen Madison Avenue di kawasan Jemur Andayani 52 Surabaya, Rabu(4/1/2017) kemarin Rabu(04/01) mendatangi lokasi pembangunan untuk melakukan protes.

Akibat aksi protes warga ini, PT Surya Inti Permata (SIP) selaku pengembang, menghentikan aktivitas pembangunan.

“Tembok retak dan atap bocor akibat getaran tiang pancang apartemen Madison Avenue. Sekitar sepuluh rumah yang terkena dampak itu. Sekarang proyek dihentikan setelah warga demo dilkoasi,” ungkap Tjik Hengky  Cihendra, Kamis(05/01).

Sementara itu, Berdasarkan data yang diperoleh warga terdampak, pihak pengembang Apatemen Madison Avenue ini, tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan(IMB) dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

“Sudah setahun kita menderita. Saat kita telusuri, ternyata pembangunan apartemen Madison tak punya izin komplit. Bahkan tak pernah sosialisasi ke warga. Untuk itu kita berani aksi dan lapor ke Polda Jatim,” pungkasnya.

Berdasarkan, surat  jawaban dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya kepada Henky Cihendra nomor 650/17804/436.6.2/2016, menjelaskan bahwa terhadap persil jl Jemur Andayani telah diterbitkan SKRK No. 653/5164/436.6.2/2016.

Namun, dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penerbitan SKRK bukan merupakan ijin untuk mendirikan bangunan, namun kondisi dilapangan pembangunan sudah dilakukan oleh pihak pengembang.dengan melakukan pemasangan tiang pancang paku bumi.

Dampak pemasangan paku bumi menyebabkan sejumlah ruko milik warga menjadi retak, seperti yang terjadi Rabu (4/1/17) kemarin, warga Villa Imperial ramai-ramai mendatangi proyek dan menghentikan pekerjaan tersebut. (hdi/cn02)