cakrawalanews.co
Cakrawala Demokrasi Cakrawala Politik Headline Indeks

Menyongsong Pemilu 2024, PKP Jatim Gelar Konsolidasi

Ketua DPP PKP Jatim Peter susilo
Ketua DPP PKP Jatim Peter susilo

Surabaya, cakrawalanews.co – Menyongsong Pemilu 2024 Dewan Pimpinan Provinsi(DPP) PKP jatim menggelar konsolidasi menjelang verifikasi faktual.

PKP juga ptimis menargetkan 1 Fraksi di DPRD kota Surabaya, serta kabupaten dan kota di jawa timur dalam kontestasi Pemilu 2024.

PKP adalah nama yang baru PKPI yang sudah disahkan di munaslub pada mei 2021 lalu. Partai yang berdiri Sejak tahun 1999 itu didirikan oleh beberapa tokoh dan menjadi partai pertama dalam era reformasi

Ketua DPP PKP Jatim Peter susilo mendorong seluruh kader PKP di Jawa Timur, untuk mengikuti pemilihan legislatif (Pileg) pada tahun 2024 mendatang.

“Satu Fraksi, di seluruh DPK (Dewan Pimpinan Kota/Kabupaten, red), tapi kita tidak gegabah, mengingat pemetaan wilayah-wilayah politik di suatu daerah itu berbeda,” tegasnya, di Hotel Oranje Gasthuis, Senin (29/11/2021).

Peter mengatakan, bahwa saat ini PKP memiliki 4 kader yang duduk di kursi legislatif. Diantaranya, 2 di Bojonegoro, dan 2 di Madiun.

Namun, untuk pemilihan umum tahun 2024 mendatang, ia menargetkan dalam verifikasi faktual PKP di seluruh Jawa Timur bisa lolos.

“Secara umum DPP PKP Jatim sudah siap diverifikasi secara faktual. Dan sudah diterima oleh Bakesbangpol Jatim. Kemudian Kita akan merapat ke Bawaslu dan KPU Jatim,” jelasnya.

Ia juga, merencanakan membuat posko dari perwakilan DPP di empat titik di Jawa Timur. Pertama, ada satu posko untuk Malang raya dan Blitar raya, satu posko di Banyuwangi, satu posko di Bojonegoro, satu posko di Madiun, dan satu posko di Surabaya.

“Sudah kita siapkan tempatnya jadi tidak perlu repot untuk merapat bisa langsung datang ke posko, sama untuk melayani keanggotaaan dan administrasi seperti KTA. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya,” ujarnya.

Berita Lainnya :  Komisi C DPRD Surabaya Kritisi Pengecatan Bangunan Kawasan Kota Tua

Menurutnya, posko PKP sebagai wujud memudahkan masyarakat yang ingin bergabung dengan PKP. Melalui program wirausaha PKP, salah satunya program usaha kafe.

“Tidak perlu modal, kita siapkan bahan bakunya, tinggal butuh air matang. Kemudian, Tak hanya itu, kita juga ada bakso viral, untuk dibagikan ke DPK agar bisa diimplementasikan,” pungkasnya.(hadi)