cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Meningkat Drastis Pasca Lebaran, RSUD dr. R. Soetrasno Menyiapkan Skenario Khusus Penanganan Pasien Covid-19

Rembang, Cakrawalanews.co – Meningkatnya jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, saat ini semakin bertambah. Peningkatan ini ditandai dengan banyaknya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Direktur Utama RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Agus Setyo Hadi saat ditemui mengatakan, kenaikkan jumlah pasien positif Corona sudah terjadi sejak pasca lebaran. Data di RSUD ini menyebut, awal – awal puasa hanya merawat kurang dari 20 pasien positif Covid-19. Namun pada lebaran sampai hari ini meningkat tajam menjadi 198 orang yang dirawat.

“Semenjak pasca lebaran kenaikan jumlah pasien Covid-19 sangat drastis. Diawal puasa jumlah pasien hanya sampai di angka kurang dari 20 pasien. Dan saat ini, per 26 Juni 2021 sebanyak 200an pasien terkonfirmasi positif. Rumah sakit sat ini juga merawat pasien suspect,” kata Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Agus Setyo Hadi di kantornya, Sabtu (26/6/2021).

Beliau menambahkan, dari 215 ketersediaan tempat tidur khusus Covid-19 tinggal menyisakan 15 unit. Mengantisipasi lonjakan pasien corona di wilayah Kabupaten Rembang, pihak RSUD dr. R. Soetrasno sudah punya skenario-skenario tertentu. Hingga saat ini RSUD dr. R. Soetrasno sudah menyiapkan antisipasi sebanyak 230 unit.

“Kita sudah punya skenario tertentu kalau terjadi lonjakan yang luar biasa, kita akan membuka ruang islolasi lain,” tutur Agus Setyo Hadi.

Selain itu, apabila ada lonjakan pasien Covid-19 yang luar biasa, pihak rumah sakit juga akan merekrut tenaga medis, yang di utamakan perawat. Mereka akan diperbantukan untuk menangani pasien.

“Pasien covid yang paling banyak di rawat di RSUD R Soetrasno ialah warga Rembang sendiri, dari luar Kabupaten Rembang seperti Pati dan Blora ada sekitar 20 pasien,” jelasnya.

Beliau juga menghimbau agar masyarakat harus disiplin, patuh dan taat protokol kesehatan. Apabila masyarakat merasa ada gejala, tidak usah takut untuk testing ke rumah sakit.

“Agar tidak terlambat dalam penanganannya, jangan sampai sakitnya tambah parah baru ke rumah sakit,” imbuh beliau.

Pemerintah Kabupaten lewat Dinas kesehatan Kabupaten Rembang sekarang sudah menerapkan layanan online dengan Hotline layanan 119. Dari mulai penjemputan pasien hingga pasien sampai rumah sakit.

“Intinya masyarakat jangan takut untuk ke rumah sakit, kami juga menyediakan layanan kesehatan dengan cara menelepon ke nomor 119 melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang,” pungkasnya.(Rheva – Sudarminto)