cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng

M. Khuzaeni Usulkan Honor Tenaga Blud Dinaikan

Slawi, Cakrawalanews..co – Dikala masyarakat diminta untuk tetap tinggal di rumah, para perawat tetap beraktivitas menangani para pasien  yang suspect Covid-19. Kondisi itu harus dihargai dengan kenaikan honor para Perawat, terutama yang setatusnya Pegaiwai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah sakit.

“ Untuk mengharagai para perawat BLUD yang ada di garda depan alangkah baiknya dan merupakan saat yang tepat untuk menaikan honor pokok mereka” kata anggota DPRD Kabupaten Tegal M. Khuzaeni, SE., SH, kemarin.

Dia menyebutkan, resiko perawat dalam kondisi merabahnya virus corona sangat rentan. Mereka tetap melayani para pasien, bahkan mau merawat pasien corona. Padahal banyak kasus tenaga medis yang tertular virus mematikan tersebut. Hal itu harus diperhatikan pemerintah dengan menambah honor minimal sesuai dengan upah minimum Kabupaten (UMK).

“Honor perawat BLUD sekitar Rp 800.000 perbulan. Itu diluar tambahan dari jasa pelayanan,” ujar politikus partai Golkar itu. Menurut dia , jasa pelayanan yang diterima para perawat BLUD tidak terlalu banyak,  berkisar Rp 200.000 hingga Rp 600.000 per bulan . pendapatan perawat BLUD dari honor tetap dan jasa pelayanan belum sesuai dengan UMK Kabupaten Tegal sebesar Rp 1.896.000 per bulan.

“ Tambahan penghasilan bagi perawat bisa diambilkan dari pendapat Asli Daerah (PAD) Rumah Sakit. Saatnya kita hargai perawat rumah sakit,” tandas Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal itu.

Selain disebutkan tambahan honor pegawai BLUD, lanjut dia, perawat juga harus menadapatkan bantuan tambahan makanan untuk meningkatkan imunitas. “ Intine kita apresiasi kerja para perawat yang mengandung resiko,” ujar pria yang akrab dipanggil Jeni Bae itu.

Dia menyebutkan, BLUD adalah system yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sistem keuangan BLUD fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan Pengelolaan Keuangan Daerah pada umumnya.

“Jadi, kenaikan honor pegawai BLUD tergantung pada Rumah Sakit sendiri. Dengan kondisi data ini, sangat tepat untuk menaikkan honor,” tandasnya. (Hms/Dasuki)