cakrawalanews.co
Advertorial Cakrawala Surabaya Headline Indeks

Komisi D: Sekolah Tatap Muka Sebaiknya Bertahap

Khusnul Khotimah Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya
Khusnul Khotimah Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya

Surabaya, cakrawalanews.co – Rencana Pemkot Surabaya membuka sekolah tatap muka dimasa pandemi dengan menggelar simulasi yang melibatkan siswa SMP disikapi kalangan komisi D DPRD Surabaya.

Wakil Ketua Komisi D Khusnul Khotimah mengatakan, sebaiknya sekolah tatap muka dilakukan secara bertahap bukan serentak.

“Masa transisi sesuai SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 menteri selama 2 bulan kemudian dilakukan evaluasi, bagaimana hasilnya. Kemudian tahap berikutnya adalah kebiasaan baru,” terangnya Selasa, (08/12).

Menurut Khusnul proses ini tidak cepat, melainkan butuh waktu yang lama menuju kepada kebiasaan baru.

Khusnul kembali mengatakan, masa transisi itu diantaranya, siswa yang masuk sekolah tatap muka dibatasi hanya 50 persen dari total jumlah siswa di kelas. Sedangkan waktu belajar juga dibatasi selama 2 sampai 3 jam.

Selain itu kepala satuan pendidikan, staf pengajar dan siswa harus menjalani swab test.

“Mereka tidak dibolehkan masuk kalau hasilnya positif,” ungkapnya.

Menurut Khusnul sekolah tatap muka merupakan kewenangan kabupaten/kota sesuai SKB 4 menteri tertanggal 20 November 2020.

“Tapi harus tetap memperhatikan rekomendasi dari gugus tugas penanganan Covid-19. Apakah zona kecamatan sudah orange atau hijau. Selain itu memperhatikan pendapat dari orang tua murid dan komite sekolah,” jelasnya.

Khusnul bisa memahami kebijakan Pemkot Surabaya yang berencana membuka sekolah tatap muka.

“Pemkot harus mencari alternatif ketika anak-anak sudah jenuh dengan pembelajaran dirumah. Pemkot Surabaya diharapkan punya strategi untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut,” pungkasnya.(adv)