cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Kasat Reskrim Polres Tegal Ungkap Kasus Perampokan Dengan Kekerasan

Slawi. Cakrawalanews.co – Kapolres Tegal melalui Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Aditiya, SIK bertempat di Mapolres Jumat 4 November 2020 menggelar konferensi pers terkait kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Adapun Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Kebandingan RT.14 RW. 03 Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Aditya kasus tindak pidana pencurian dengan Kekerasan adalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP. Adapun waktu dan kejadiannya pada Kamis, 24 September 2020 sekira pukul 03.28 WIB di sebuah rumah Desa Kebandingan Rt 14/03, Kec. Kedungbanteng, Kab. Tegal.

Kronoligi kejadian menurutnya Rabu 23 September 2020, pukul 22.00 WIB korban beristirahat dalam kamar tidur sendiri. Sedangkan suami korban tiduran di ruang tengah. Kemudian pada Kamis 24 September 2020 pukul 03.30 WIB, korban mendengar suara gaduh akhirnya korban terbangun dan melihat para pelaku sudah berada dalam kamar.

“Korban ketakutan karena diancam dengan senjata tajam. Saat itu salah satu pelaku menanyakan keberadaan uang dan perhiasan secara paksa. Pelaku sambil mengikat tangan korban untuk tiarap serta tidak melawan. Akhirnya korban pun takut dan mengatakan keberadaan perhiasan serta uang tunai yang ada” ungkap Kasat Reskrim yang didampingi Kabag Humas Polres AKP Supratman.

Sedangkan para pelaku lain masuk ke beberapa kamar dengan cara yang sama, yaitu mengikat kedua tangan anak korban sambil mengancamnya.

“Barang yang berhasil dibawa para pelaku menurut Kasatreskrim diantaranya perhiasan gelang ulir 25 gram, gelang biasa 16 gram, cincin emas putih 5 gram, liontin 7 gram, kalung 7 gram, uang tunai Rp 40 juta dan 2 buah HP merk Samsung dan 1 HP merk Xiaomi. Beberapa STNK masing – masing STNK Honda Mobilio dan STNK Honda Scoopy beserta kuncinya di dalam dompet yang dibawa pelaku. Kerugian ditaksir Rp 75 juta ” ujarnya

Berita Lainnya :  Surabaya Terapkan PPKM, Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Disanksi

Para tersangka diantaranya Humaedi alias Dedi Bin Ratna pria kelahiran Jakarta Utara, 16 April 1976 beralamatkan Kel. Miru Rt 07/02 Kec. Sekaran Kab, Lamongan.

Hendriansyah Alias Hendrik Bin Abdul kelahiran Jakarta, 02 Mei 1976 asal Jl. APR Alamanda Rt. 3 No. 4 Kel. Cengkareng Barat Kec. Cengkareng Kota Jakarta Barat Prov. DKI Jakarta.

Jaksan Paber Tambunan Bin Saor Tambunan lelaki kelahiran Medan, 06 Juli 1975 beralamatkan JI. Sanjaya VII No. 10 Kel. Cibodas, Rt 003/008 Kec. Cibodas Kota Tangerang Provinsi Banten atau alamat lain Griya Alam Sentosa Blok A 14 Ds Kel. Pasirangin Rt 03/08 Kec. Cileungsi Kab, Bogor Prov. Jawa Barat.

Muhammad Kelvin Sembiring Alias Raul Bin Wagiman Sembiring lahir di Medan, 01 April 1979 alamat JI. Behape Raya Blok EE 7 Kel. Dukuh Rt 001/006 Kec. Kramatjati Kota Jakarta Timur Prov. DKI Jakarta.

“Atas perbuatannya polaku dijerat dengan Pasal 302 KUHP: “Barangsiapa mengambil suatu barang yang sama srkali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hukum di pidana karena mencuri. Dengan ancaman hukuman selama-lamanya 5 tahun” pungkas I Dewa Gede Aditiya. (Dasuki Raswadi)