Gubernur Jatim Siapkan Gerakan Tanggulangi Kekerasan Seksual

oleh -16 Dilihat
Pakde Karwo Bersama Awak Media Usai Rapat Terbatas Dengan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor beberapa waktu lalu

Surabaya, cakrawalanews.co –Tingginya angka tindak kekerasan seksual yang belakangan ini terjadi, membuat banyak pihak melakukan antisipasi.

Begitu juga halnya dengan kepala daerah yang bertanggung jawab akan wilayahnya. Bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Jatim) Gubernur Jatim Soekarwo membuat gerakan guna mengontrol perilaku remaja terutama disekolah-sekolah.

“ Kita akan buat gerakan bersama pak Saiful Rahman (Kepala Dispendik Jatim) dan Dinas Sosial Jatim untuk mengontrol perilaku anak muda disekolah” ujar Soekarwo, Senin (23/05) kemarin.

Gubernur Jatim menilai situasi saat ini sudah tidak bisa dibiarkan karena sangat berbahayaPihaknya menilai moral masyarakat sudah di titik nadir.

Kasus di Sidoarjo yang mengakibatkan korban hamil 8 bulan adalah salah satu contoh kejadian kejahatan seksual yang sangat miris, karena korban kejahatan seksual dianggap sebuah aib.

“Kita sudah ketemu MensosLingkungannya tidak mau menerimanya lagi dan meminta pergi dari kampungnya. Sudah anaknya alami keterbatasan mental ditambah menjadi korban seksual, lantas disuruh pergi,” ungkap Soekarwo.

Masyarakat terkesan streotip (pemikiran kelirudimana wanita tidak berbudayaMakagubernur meminta kepada masyarakat agar tidak menganggap wanita seperti budak.

“Tidak semua seperti ituperempuan dianggap seperti budak. Ada streotip yang keliru di masyarakat,  wanita dianggap tidak berbudaya,” paparnya.(mnhdi/cn01)