Ini langkah strategis Bappilu PDIP Surabaya untuk raih target menang hat trick di Pemilu 2024

oleh -257 Dilihat

Surabaya, cakrawalanews.co – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Surabaya menyebutkan telah memili langkah strategis dalam meraih target menang hat trick dan 20 kursi yang dicanangkan oleh DPC PDIP Kota Surabaya pada Pemilu 2024.

Kepala Bappilu DPC PDIP Kota Surabaya Anas Karno kepada media dirinya menyebutkan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang telah ia persiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Kita sudah menyiapkan langkah strategis jauh-jauh hari. Diantaranya dengan memperkuat konsolidasi kader PDI Perjuangan hingga tingkat anak ranting di RT dan RW,” jelasnya usai menghadiri rapat konsolidasi pengurus Ranting dan Anak Ranting PDIP se Kacamatan Tenggilis Mejoyo pada Senin (12/12/2022).

Anas menjelaskan jika saat ini penguatan konsolidasi struktur partai tengah dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan.

“Ini selaras dengan anjuran Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono. Solidaritas dan militansi struktur partai menjadi salah satu syarat untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang,” ujar Anas Karno.

Anas juga mengatakan, pengurus PDI-Perjuangan Surabaya berjumlah 7500 orang. Dengan jumlah kader yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP, sekitar 40 ribu.

“Para kader PDI Perjuangan terus turun berada ditengah-tengah masyarakat, menyerap keluhan dan persoalan masyarakat, kemudian memberikan solusi,” imbuhnya.

Anas pun lantas menegaskan, bahwa kunci dari itu semua adalah bagaimana keberadaan PDI-Perjuangan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jangan sampai kendor. Tambah kompak seiring dengan berjalannya waktu. Semoga kekompakan ini terus dijaga, terus diperkuat dan semakin solid. Sehingga kursi legislatif dari PDIP bertambah,” tegasnya.

Disisi bakal calon legislatif (bacaleg), Anas juga mengatakan, jika DPC PDI Perjuangan sudah mempersiapkan 102 bacaleg lewat proses pendaftaran.

“Para bacaleg tersebut nantinya diusulkan melalui mekanisme partai, kemudian dilakukan penyaringan. Setelah dilakukan persetujuan dan penetapan oleh DPP PDIP, mereka didaftarkan ke KPU,” pungkasnya.