Hasil Musda PKS Pastikan Abstain Di Pilwali Surabaya

oleh -0 Dilihat

Surabaya, cakrawalanews.co –

SURABAYA- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Surabaya dipastikan tidak akan ikut dalam barisan partai pengusung pasangan calon walikota dan wakil walokota Surabaya. Hal ini karena sampai musyawarah daerah (musda) selesai, PKS masih komitmen tidak berkoalisi dalam Pilwali Surabaya 2015.

Ketua DPD PKS Surabaya terpilih Ahmad Suyanto mengatakan, selama pelaksanaan musda, belum ada keputusan sikap partai dalam pilwali. Pembahasan lebih kepada pemberdayaan kader dan posisi partai dalam berkhidmat kepada umat.

“Terkait Pilkada Surabaya masih pilih abstain,” ujarnya usai penutupan musda 4 di Gedung Juang Jalan Mayjen Sungkono, Minggu (8/11).

Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini menegaskan, dari awal PKS sudah tidak terlalu aktif membicarakan calon dalam Pilwali Surabaya pada 9 Desember mendatang. Sikap pasif ini bisa dipengaruhi oleh calon petahana yang masih kuat.

Meskipun belum ada keputusan arah koalisi, namun mantan wakil ketua DPRD Surabaya ini mengaku PKS tidak akan menutup diri. Sebab, PKS siap berkoalisi dengan siapapun untuk kepentingan umat dan negara.

Kesempatan koalisi dalam pilwali Surabaya masih terbuka lebar. Sebab, PKS tidak apatis dengan warna pasangan calon, baik laki-laki atau perempuan. “Apapun jenis calonnya bagi saya bukan masalah, cuma sekarang kami belum bisa memutuskan koalisi,” tandasnya.

Ketua DPW PKS Jatim Hari Setiawan menambahkan, kesempatan koalisi PKS masih terbuka. Hal itu karena politik sangat dinamis. Hanya saja, PKS tidak bisa memutuskan koalisi dalam waktu dekat.

“Politik dinamis, tentu saja tidak bisa dalam waktu yang sigkat memberikan jawabn. Kita punya sistem, kita punya mekanisme dalam menentukan koalisi,” terangnya.

Menurutnya, untuk sampai pada kesimpulan mendukung pasangan calon harus melalui mekanisme musyawarah. Semua pengurus partai dan kader dimintai pendapat.

“Kita akan melakukan penjajakan. Bisa jadi abstain dan bisa jadi tidak,” tegasnya.

Hari menjelaskan, dalam menentukan koalisi dalam pilwali, PKS melihat pasangan calon dan partai. Tujuannya adalah untuk mencari yang se ideologi atau minimal dekat dengan ideologi PKS.

“Kalau kita mau mendukung, dukungan itu bisa jadi kita berikan pada last minute,” pungkasnya.

Musda PKS Surabaya menghasilkan Ahmad Suyanto dipilih sebagai Ketua selama lima tahun ke depan, wakil ketua Darojatun Nugrahadi, sekretaris Cahyo SU, bendahara Aning Rahmawati. (mnhdi/cn04)