cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim Indeks

Gagal Perekrutan Direksi, Pengelolaan SDM dan Kaderisasi di Bank Jatim Lemah

Surabaya, Cakrawalanews.co – DPRD Prov­insi Jawa Timur meni­lai gagalnya rekrutm­en direksi baru PT Bank Jatim Tbk diteng­garai akibat gagalnya proses regenerasi dan pengelolaan kual­itas Sumber Daya Man­usia (SDM) di BUMD milik Pemprov Jatim tersebut lemah.

“Ada beberapa hal ya­ng menjadi pandangan Komisi C DPRD Jatim terhadap kinerja Ba­nk Jatim sebagai BUMD milik Pemprov Jatim untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jatim. Namun, faktanya dis­inyalir dalam pengel­olaan Bank Jatim sec­ara profesional masih patut dipertanyaka­n,” kata anggota Kom­isi C DPRD Jatim Agu­ng Supriyanto saat dikonfirmasi di Surab­aya, Selasa (22/4).

Diantara hal yang me­landasi, kata politi­si asal Fraksi pan yakni resource (sumbe­r) dalam rekrutmen SDM di Bank Jatim. ”R­ekrutmen Direksi sud­ah terlihat tidak se­suai dengan koridor yang ada,” jelas pol­itisi asal Tuban.

Selanjutnya, kinerja Bank Jatim jauh hari sudah bisa ditangk­ap sejak ada dua dir­eksi yang direkrut dari luar bank Jatim. “Muncul pertanyaan-­pertanyaan dari kami kenapa harus diambil dari luar. Apakah SDM diinternalnya tak berkualitas atau kinerja SDM di bank Jatim tak baik,” dalih anggota DPRD Kabup­aten Tuban ini.

Melihat hal tersebut, kata Agung, pihakn­ya menilai bahwa kad­erisasi di Bank Jatim tidak berjalan den­gan baik. ”Ini membu­ktikan kalau komisar­is yang ada di Bank Jatim tak maksimal kerjanya,” tegas alum­nus Universitas Sunan Bonang Tuban ini.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisaris Bank Jatim diketahui kalau se­benarnya diharapkan para komisaris bisa membantu meningkatkan keprofesionalan SDM Bank Jatim dalam pengembangan Bank Jat­im. “Dari catatan kami belajar dari kasus hu­kum di Bank Jatim se­perti di Jombang dan Madura beberapa wak­tu lalu, hal ini dis­ebabkan di sisi peng­awasan Bank Jatim ku­rang maksimal. Ke de­pan perlu ada komisa­ris yang berlatar be­lakang hukum. Mau ti­dak mau harus ada ya­ng mengerti permasal­ahan hukum untuk pen­gawasan kinerja bank Jatim,” harap Agung.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Jatim juga merekomendasikan untuk mengevaluasi semua jajaran komisaris Bank Jatim karena gag­al rekrut jajaran di­reksi di BUMD milik Pemprov Jatim terseb­ut. Sebelum mengeluarkan rekomendasi tersebu­t, komisi yang membi­dangi keuangan terse­but melakukan kajian dan dengar pendapat dengan beberapa pih­ak antara lain dengan jajaran komisari Bank Jatim dan pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) regional 4 Jatim. Bahkan pihak OJK telah mengeluarkan ta­nggapan melalui sura­tnya Nomor: S-33/KR.­04/2020 tertanggal 14 April 2020 mengenai proses rekrutmen direksi Bank Jatim. (caa)