cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Cakrawala Keadilan Headline Indeks

Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Kasus Gendam, Kerugian Mencapai Rp 3 Miliar

Ditreskrimum Polda Jateng menangkap pelaku penipuan gendam di empat provinsi dengan kerugian sekitar Rp 3 miliar/Teguh

Semarang, Cakrawalanews.co – Enam orang tersangka pelaku penipuan gendam di empat provinsi berhasil diungkap oleh Ditreskrimum Polda Jateng dengan kerugian ditafsir sekitar Rp 3 miliar, Selasa (30/11/2021).

Konferensi Pers atas kasus ini dihadiri oleh Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro didampingi Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, dan Pejabat Utama Ditreskrimum Polda Jateng. Kegiatan bertempat di loby Ditreskrimum Polda Jateng.

Dalam konferensi pers tersebut, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menjelaskan bahwa kasus ini sangat menarik dan menjadi perhatian publik. Pada kasus penipuan dengan Gendam ini seorang Polwan turut memimpin penangkapan para tersangka.

Dirkrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan, kasus Penipuan Gendam bermula tanggal 2 November 2021 sekira pukul 07.00 WIB di Pasar Gang Baru Kota Semarang. Tersangka berinisial AT yang dengan modus awal menanyakan obat herbal kepada korban Harjati yang kemudian AT mengarahkan korban untuk mengantarkan membeli obat herbal tersebut.

“Ini telah direncanakan sebelumnya,” ungkap Djuhandhani

Kemudian di tengah jalan sekitaran Jalan Wotgandul bertemu dengan pelaku lainnya TDF yang mengaku sebagai cucu tabib dan bisa membantu mengatasi masalah korban. “TDF mengatakan bahwa Korban telah menginjak darah milik perempuan yang telah meminggal karena kecelakaan sehingga membuat korban percaya dan ketakutan,” ujar Djuhandhani.

Djuhandhani menambahkan, pPelaku TDF menelponkan NS yang mengaku sebagai tabib. Dia mengatakan bisa membantu permasalahan yang terjadi kepada korban. Setelah itu korban bersama dengan pelaku AT dan DY mendatangi rumah korban untuk mengambil dan menyerahkan emas beserta uang tunai kepada pelaku AT yang kemudian pelaku lain yaitu TDF menukar bungkusan milik korban dengan bungkusan yang telah disiapkan oleh pelaku yaitu 2 botol air mineral, garam 3 (tiga bungkus), dan 1 buah tisu. Setelah para pelaku melakukan aksinya kemudian pelaku pergi ke Jakarta.

Berita Lainnya :  PKS Gugat Hasil Pileg ke Mahkamah Konstitusi

Enam orang tersangka tersebut yakni NN, AT, DY, PS, TDF, dan LSN telah melakukan penipuan kepada korban Harjati pada Selasa (2/11/21) sekira pukul 07.00 WIB di Pasar Gang Baru dan rumah korban di Jl. Taman Ungaran I/126 B. RT 6 RW 1 Kelurahan Wonotingal Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Atas kejadi tersebut, korban mengalami kerugian Rp. 110.000.000, Dollar 25 (dua puluh lima) lembar, emas dengan berbagai ukuran sedangkan di TKP Semarang di Jalan Taman Ungaran didapati kerugian kurang lebih Rp. 500.000.000

“Selain TKP diatas tersangka telah melakukan hal yang sama di 4 (empat) kota di empat provinsi yaitu Medan, Surabaya, Bandung dan Semarang sebanyak 2 kali dan Dari 5 TKP di 4 provinsi,” lanjutnya.

Kerugian ditafsir sekitar Rp 3 miliar. Keenam tersangka ditangkap di tiga kota yang berbeda yaitu di Jakarta, Pemalang dan Batam. Mereka kini terancam Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama–lamanya empat tahun penjara. (Tgh)