cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim Indeks

Bersama Putera Sampoerna. Jatim Akan Tingkatkan 3.000 Kompetensi Guru

Surabaya. Cakrawalanews.co – Bersama Putera Sampoerna Foundation, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan meningkatkan kompetensi 3.000 guru SMA, SMK, MA, dan SLB melalui  program beasiswa Guru Binar.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Selasa (8/6/2021) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Putera Sampoerna Foundation yang telah menjadi bagian dari upaya Pemprov untuk secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi guru. “Melalui program Guru Binar ini saya berharap guru-guru di Jawa Timur akan semakin siap menghadapi berbagai perkembangan mutakhir,” katanya.

Gubernur yakin program ini akan menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai upaya Pemprov, melakukan up-skilling dan re-skilling bagi para guru untuk inovasi tiada henti dalam proses belajar mengajar.

Sementara Head Of Development and Program Putera Sampoerna Foundation (PSF), Juliana, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh PSF ini adalah bentuk dari sinergi yang diharapkan dapat mendukung program-program Pemprov Jatim untuk memajukan Pendidikan. “Program ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperluas akses pengembangan kompetensi guru di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan.”, ujar Juliana.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi, menjelaskan bahwa progam beasiswa Guru Binar tahap pertama ini akan diikuti oleh 3.000 guru SMA, SMK, MA dan SLB se Jatim dari target 40 ribu guru yang direncanakan. “Kerjasama ini selaras dari misi Nawa Bhakti Satya ibu gubernur  yang termaktub dalam RPJMD Jawa Timur, khususnya misi jatim cerdas, dimana SDM ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembanguna  di Jawa Timur,” ucap Wahid.

Melalui program Guru Binar  Wahid Wahyudi berharap para guru semakin mampu menciptakan ekosistem belajar yang efektif, efisien sekaligus menyenangkan, melalui berbagai metode dan media pembelajaran yang menarik, sehingga daya serap siswa terhadap mata pelajaran menjadi lebih optimal. (Caa)