cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Humaniora Indeks

Bantuan Terus Mengalir untuk Mbah Syariah yang Tinggal Sebatang Kara

Kepolisian Polsek Bojong dan Polres Tegal turut membantu pembangunan rumah tinggal Mbah Syariah/Foto: Anton

Tegal, Cakrawalanews.co-– Viralnya pemberitaan di media tentang kondisi rumah reot dan nyaris roboh milik Mbah Syariah, warga Dusun Babakan Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten tegal, mengundang simpati banyak orang.

Bantuan pun silih berganti berdatangan. Ada yang memberikan sembako maupun perlengkapan kebutuhan sehari-hari mengingat Mbah Syariah hidup sebatang kara.

Termasuk dari kepolisian Polsek Bojong, Polres Tegal, yang turut membantu pembangunan rumah tinggal Mbah Syariah.

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kapolsek Bojong AKP Rudi Wihartana bersama anggota yang ditemui saat membantu pembangunan menyatakan, pihaknya terketuk melihat kondisi rumah yang reot dan hampir roboh.

“Hari ini kami bersama masyarakat sekitar, pemerintah desa dan kecamatan, koramil bojong serta teman-teman Pemuda Pancasila (PP) melaksanakan pembangunan rumah untuk Mbah Syariah di lahan yang baru sehingga pengawasan dan perawatan bisa semakin maksimal,” ujarnya, Rabu (17/11).

AKP Rudi menyatakan bantuan pembangunan rumah ini berasal dari masyarakat. Di antaranya dari komunitas Pasedulur Slawi (SS) dan donatur yang tergugah hatinya. Adapun donasi yang diberikan berupa baja ringan, asbes, triplek GRC.

“Saat ini anggota polsek bergotong royong membantu pembangunan bersama warga sekitar. Inilah upaya kami meringankan beban hidup Mbah Syariah yang hidup sendiri,” sambung Kapolsek Bojong.

Kapolsek menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan sembako melalui zakat profesi. Dia berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat. “Ini bentuk kepedulian Polri juga untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat,” tutup AKP Rudi Wihartana.

Terpisah, Ketua RT Desa Tuwel Muhammad Gunawan (50 tahun) mengatakan, dirinya meminjamkan sebagian tanah yang berada di belakangnya untuk dibangun rumah bagi Mbah Syariah.

“Untuk memudahkan pengawasan dan merawat Mbah Syariah, saya meminjamkan lahan kosong belakang rumah untuk dibangun rumah mengingat beliau saat ini hidup sendiri,” kata Gunawan. (Anton)