Apresiasi prestasi pemkot Surabaya raih predikat A dalam reformasi birokrasi. Ketua DPRD: Prestasi ini berujung pada pelayanan publik yang baik

oleh -153 Dilihat
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono

Surabaya, cakrawalanews.co – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Pemkot Surabaya dalam hal birokrasi. Dimana dibawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi kota Surabaya mencatat sejarah sebagai pemerintah kota pertama dan satu-satunya di tanah air yang berhasil mencapai peringkat A (Sangat Baik) untuk penilaian Indeks Reformasi Birokrasi.

Kota Pahlawan mampu meningkatkan kategori indeks Reformasi Birokrasi dari BB menjadi A, dimana atas torehan prestasi tersebut surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang meraih prestasi tersebut.

Atas torehan prestasi yang membanggakan tersebut DPRD Kota Surabaya memberikan apresiasi. Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan bahwa, pihaknya menyampaikan apresiasi atas prestasi yang sangat prestisius ini.

“Saya menyampaikan selamat kepada pemerintah kota surabaya dan seluruh jajaran atas prestasi pemerintah kota surabaya mendapat predikat A ( Sangat Baik) untuk reformasi birokrasi dan tata administrasi negara dari kementrian PAN RB. Apalagi Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan. Ini sangat prestisius,” paparnya, Rabu (07/12/2022).

Politisi fraksi PDIP ini menambahkan bahwa, prestasi tersebut menjadi perwujudan bahwa kota Surabaya sudah on the track.

Dan berikutnya, kata pria yang akrab disapa Awi ini adalah tantangan untuk meningkatkan pelayanan publik. Karena, reformasi birokrasi itu nantinya berujung pada pelayanan publik yang semakin baik semakin cepat semakin responsif dan memberikan pelayanan yang semakin terjangkau.

“Dan saya juga melihat pemerintah kota melakukan pelayanan publik lewat pemanfaatan teknologi informasi jadi tidak dengan cara manual lagi. Dan saya juga melihat mall pelayanan publik semakin rapi. Tidak ada antrian yang menjemukan,” paparnya.

Masih kata Awi, kedepannya penghargaan predikat A (Sangat Baik) untuk reformasi birokrasi ini berujung pada pelayanan publik yang semakin baik. Sehingga, semakin memperlancar segala urusan di Surabaya.

“ ini bermuara pada tingkat kepuasan masyarakat semakin tinggi. Pelayanan ditingkat kelurahan kecamatan, dinas dan OPD ditambah puskesmas,” katanya.

Selain pelayanan publik, Awi juga menyebutkan bahwa Walikota yang sering turun kelapangan melakukan inspeksi mendadak terhadap kantor-kantor instansi pemerintahan dan kantor pelayanan publik.

“Kemudian penataan internal di birokrasi juga jalan demikian juga penataan pejabat juga berlangsung dengan baik. Sehingga, apa yang sudah diperbuat oleh walikota Eri Cahyadi berbuah pada penghargaan predikat A (Sangat Baik) reformasi birokrasi terhadap kota Surabaya,”urainya.

Selain itu semua, langkah efisien dan efektif yang ditempuh oleh Pemkot Surabaya sangat terasa contohnya yaitu, perampingan organisasi melalui perda SOTK. Kemudian penataan tupoksi dalam Raperda SOTK itu.

Awi lantas merincikan, misalnya dinas pemukiman perumahan diefektifkan ke Dinas PU Bina Marga. Kemudian mutasi pejabat, dengan gaya kepemimpinan walikota yang menitik beratkan pelayanan ditingkat kelurahan dan kecamatan sehingga banyak SDM yang dialihkan kesana.

Kemudian pelayanan adminduk misalnya, yang harus tuntas ditingkat kelurahan. Kemudian, kunjungan setiap staf kelurahan ke balai RW setiap seminggu 2 kali untuk memberikan pelayanan publik kemudian walikota beberapa kali berkantor di kelurahan dan balai RW kemudian setiap sabtu walikota menggelar sambat warga di balai kota.

“Sehingga pelayanan semakin ramping semakin lincah kemudian semakin terukur. dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat Surabaya,”pungkasnya.