Cakrawalanews.co -Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, resmi meluncurkan paket wisata religi sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata dan memacu pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengintegrasikan berbagai destinasi wisata tematik yang selama ini menjadi ikon kota, seperti Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC), menjadi satu kesatuan rute yang menarik bagi wisatawan.
Rute wisata religi ini menghubungkan tiga titik bersejarah utama, yakni Pahlawan Religi Center, kompleks Makam dan Masjid Kuncen, hingga kompleks Makam dan Masjid Taman. Kehadiran paket ini dinilai sangat momentum karena diluncurkan menjelang bulan suci Ramadhan, sehingga diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan wisata edukasi sejarah sekaligus berziarah.
Bagus optimis bahwa inisiatif ini akan menciptakan dampak ekonomi berganda, mulai dari peningkatan arus kunjungan hingga pemberdayaan UMKM lokal agar lebih berdaya saing.
Secara historis, destinasi yang ditawarkan memiliki nilai yang sangat tinggi. Makam Kuno Kuncen merupakan persemayaman Pangeran Timur atau Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno, Bupati Madiun pertama yang menjabat pada abad ke-16. Di lokasi tersebut juga berdiri Masjid Kuncen yang kental dengan arsitektur kuno. Sementara itu, Masjid Kuno Taman atau Masjid Donopuro yang dibangun pada abad ke-18 menyimpan sejarah kepemimpinan Bupati Madiun dari era Ronggo Prawirodirjo I hingga II, serta menjadi tempat peristirahat terakhir panglima perang legendaris Pangeran Diponegoro, Sentot Ali Basya.
Pengembangan paket wisata ini tidak hanya terpaku pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia. Pemkot Madiun berkomitmen memberdayakan takmir masjid dan juru kunci situs untuk dilatih menjadi pemandu wisata profesional. Dengan penguasaan narasi sejarah yang kuat, para pengelola diharapkan mampu menjelaskan nilai-nilai budaya dan status cagar budaya dari situs-situs tersebut kepada wisatawan secara mendalam dan edukatif.( wa/ar)














