cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Silatda KNPI Kab Tegal Usung Tema “Negoisasi Pandemi”

Slawi, Cakrawalanews.co – Bagaikan dua sisi mata uang koin, itulah Kesehatan dan perekonomian di saat pandemi  covid -19. Jika hanya terfokus pada kesehatan, perekonomian akan tumbang. Jika hanya terfokus pada perekonomian, pandemi covid -19 akan semakin parah. Masalah ini masih jadi perdebatan terutama di bidang konstruksi, perdagangan pasar, dan pagelaran seni budaya yang aktivitasnya menuntut untuk berinteraksi dengan banyak orang.

Hal itu diungkapkan Ersal Aburizal ketua KNPI belum lama ini dalam acara Silaturahmi Daerah (Silatda) DPD KNPI Kab Tegal disekretariatnya Jl. Gajah Mada Komplek GOR Trisanja Kota Slawi.

Dikatakan Ersal konstruksi membangun bangunan pasar, membangun perekonomian, pagelaran seni budaya adalah membangun nilai moral masyarakat. ” Perekonomian dan kesehatan, keduanya diharapkan bisa diajak bernegosiasi kala pandemi covid -19. Lalu sejauh manakah sikap, kebijakan dan peran serta pemerintah terhadap ketiga sektor tersebut” ungkap Ersal dengan nada tanya.

Siltada dengan tajuk “Negoisasi Pandemi” menghadirkan narasumber: Ki Haryo Enthus Susmono seniman dan dalang muda, Imam Wahyufi Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia Kabupaten Tegal, Agung dosen K3 Bhamada, Dr. Fakih Latif Dekjend Junior Doctor Indonesia Pusat. Hadir pula delegasi Bupati diwakili Kepala Dinas Kominfo Dessy Arifianto, Kepala Bappeda Aribawa, Kabid Jembatan dan Kabid Bina Program DPU Serta Dinas UKM Pasar Pemkab Tegal.

Materi bahasan dengan mengusung tajuk “Negosiasi Pandemi”  lebih banyak membahas tentang problematika penerapan protokol kesehatan untuk sektor: perdagangan pasar tradisional, pagelaran seni budaya dan jasa konstruksi. Penyampaian dari para narasumber selanjutnya akan diteruskan pada pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Tegal. “Sosialisasi dan konsistensi aturan protokol kesehatan dari semua pihak adalah kunci keberhasilan kita menghadapi Covid-19. Sembari menunggu intervensi farmasi (vaksin) ditemukan yang kita tidak tahu kapan waktunya akan tiba” pungkas Ersal Aburizal yang juga pengusaha jasa kontruksi. ( Dasuki Raswadi )