cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Satuan Yonif 407/PK Gelar Latihan Pratugas Pamtas RI – Malasyia

Tegal, Cakrawalanews.co – Dalam rangka penyiapan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat, Satuan Yonif 407/PK memasuki tahap latihan Pratugas. Kegiatan Pratugas tersebut dilaksanakan di daerah latihan Bumijawa Kabupaten Tegal dan Randudongkal Kabupaten Pemalang, Senin (13/07/20).

Komandan Yonif 407/PK Letkol Inf Sutan P. Siregar, S.I.P. selaku Dansatgas Pamtas RI-Malaysia beserta seluruh Prajuritnya melaksanakan kegiatan latihan Pratugas selama kurang lebih dua minggu. Dalam kegiatan latihan tersebut para Prajurit yang sudah terbagi menjadi dalam 29 pos akan dihadapkan dengan materi-materi Pamtas yang sudah disiapkan oleh penyelenggara.

Komandan Brigif -4/DR selaku Wadanlat, pada saat pembukaan Pratugas Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK beberapa hari lalu menyampaikan bahwa seluruh prajurit harus menyadari bahwa kegiatan tersebut adalah latihan Pratugas untuk mengawali pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.

“Sudah banyak pembekalan yang diberikan, saya harapkan apa yang sudah dibekalkan dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan baik. Khususnya hal-hal terkait dengan prosedur pelaksanaan tugas yang ada di lapangan nanti. Jangan dianggap ini adalah suatu latihan yang hanya menghabiskan waktu saja. Ini betul-betul dilaksanakan ataupun dirasakan oleh seluruh prajurit sebagai hal yang nantinya memang harus dilaksanakaan. Sehinga nuansa yang harus dibangun oleh prajurit adalah ini pelaksanaan tugas yang sebenarnya.” begitu harapannya.

“Oleh sebab itu, saya harapkan kesadaraan dari unsur pimpinan yang ada untuk mengendalikan anggotanya, demikian juga seluruh anggota mengikuti apa yang menjadi arahan Danpos dan Wadanpos yang ada sehingga terbentuk menjadi suatu tim yang baik, bisa terbangun komunikasi yang baik antar individu dari satuan yang ada sesuai dengan tugas yang harus dilaksanakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut untuk pelatih dan penyelenggara, Ia mengharapkan agar dapat memaksimalkan pelaksanaan kegiatan latihan tersebut. Penyelenggara dapat memberikan pemahaman yang baik, mencatat hal-hal yang sekiranya perlu diperbaiki setiap saatnya sehingga bisa dievaluasi pelaksanaan kegiatan latihan dari awal hingga akhir pelaksanaan latihan.

Harapannya adalah apa yang menjadi tuntutan tugas ini bisa dilaksaakan dengan baik. Dapat menimbulkan situasi yang betul-betul mendekati dengan pelaksanaan tugas yang sebenarnya. Apabila ada hal-hal yang perlu dikomunikasian karena memang penimbulan situasi itu perlu disesuaikan agar betul-betul tergambar nantinya tugas yang akan dilaksanakan maupun yang akan dihadapi oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK.

Yang menjadi penekanan terpenting adalah faktor keamanan dalam pelaksanaan kegiatan, sebaik apapun latihan yang kita laksanakan apabila tidak aman ataupun ada hal-hal yang tidak sesuai dengan prosedur brarti latihan itu tidak baik. Jadi saya harapkan faktor keamanan betul-betul diperhatikan oleh penyelenggara dan seluruh pelaku latihan.

Letkol Inf Endar Syanto berpesan, bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, jadi tetap betul-betul harus waspada akan tetapi bukan brarti mengabaikan pelaksanaan kegiatan latihan pratugas. Justru disinilah dapat melatih bagaimana prosedur pelaksanaan latihan, karena nantinya dalam pelaksanaan tugas kemungkinan besar masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Dalam berinteraksi dengan masyarakat, dalam memberiakan pengarahan atau pembekalan dengan masyarakat harus memperhatikan faktor-faktor seperti itu. Sehingga bisa mendapatkan gambaran secara riil pelaksanaan kegiatan latihan yang sebenarnya. Seluruh prajurit bertanggung jawab dengan tugasnya masing-masing, yakinkan masing-masing tahu apa yang harus diperbuat dan bangun tim yang baik untuk Satgas ini.” begitu tuturnya.

“Ini pratugas, kita harus adaptif dengan perubahan situasi yang ada, kita langsung bergabung dengan masyarakat. Ini adalah untuk menguji tim yang dibentuk masing-masing, mengevaluasi kerjasama yang dibangun selama ini.” pungkasnya. (Dasuki)